Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Xavi Dukung Rival Laporta Jelang Pemilihan Presiden Barcelona 2026

Editor Satu • Kamis, 20 November 2025 | 06:40 WIB

Xavi Hernandez bersama Victor Font, memicu spekulasi dukungan jelang pemilihan presiden Barcelona 2026.
Xavi Hernandez bersama Victor Font, memicu spekulasi dukungan jelang pemilihan presiden Barcelona 2026.

BARCELONA, METRODAILY – Pemilihan Presiden Barcelona baru digelar antara Maret hingga Mei 2026, namun panasnya suasana sudah terasa sejak jauh hari.

Kemunculan legenda Blaugrana, Xavi Hernandez, dalam acara kampanye Victor Font langsung memantik spekulasi besar: apakah Xavi kini memberi dukungan kepada rival Joan Laporta?

Victor Font, yang kembali maju sebagai kandidat presiden Barca tahun depan, resmi memulai kampanyenya awal pekan ini. Kehadiran Xavi di momen penting tersebut secara cepat menjadi sorotan publik Catalan.

Baca Juga: MU Kepincut Adam Wharton, Roy Keane Puji Gelandang Crystal Palace Ini

Xavi bukan hanya ikon Barcelona, tetapi juga pelatih yang ditunjuk langsung oleh Laporta pada November 2021 hingga akhirnya digantikan oleh Hansi Flick pada Mei 2024.

Posisi Xavi selama ini dianggap dekat dengan Laporta, sehingga kemunculannya bersama Font dianggap sebagai “sinyal politik”.

Laporta, yang digadang-gadang sebagai kandidat terkuat dalam kontestasi mendatang, akhirnya dimintai komentar saat tampil dalam wawancara di El Mon a RAC1. Ia mengaku tidak kaget sama sekali.

"Aku tidak kaget melihat Xavi bersama Victor Font," ujar Laporta.
"Menurutku, ia bebas melakukan apa saja yang diinginkannya. Aku tidak kaget karena sebelum ini dirinya juga sudah punya relasi dengan Victor Font."

Baca Juga: Liverpool Redup, Bukan Salah Florian Wirtz, Ini Masalah Si Merah Musim Ini

Kedekatan Xavi dan Font memang bukan hal baru. Pada pemilihan presiden Barca tahun 2021, Font mengusung Xavi sebagai sosok sentral dalam proyek pembaruan model keolahragaan klub.

Namun Xavi saat itu memilih menjaga jarak karena sedang diproyeksikan menggantikan Ronald Koeman sebagai pelatih.

Setelah Laporta memenangkan pemilihan, Xavi akhirnya ditunjuk sebagai pelatih Barcelona. Namun masa jabatannya berakhir pada 2024 ketika Laporta memutuskan mendatangkan Hansi Flick, yang kini masih menangani Los Cules.

Baca Juga: UIN Syahada Padangsidimpuan Raih Akreditasi Unggul dari BAN-PT

Dengan Xavi kini terlihat berada di barisan Font, dinamika politik Barcelona diprediksi semakin panas. Dukungan Xavi dinilai dapat menjadi keuntungan besar bagi Font, mengingat statusnya sebagai legenda klub dan figur yang masih sangat dihormati oleh para socios.

Pemilihan Presiden Barcelona 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu yang paling sengit dalam dua dekade terakhir, dengan isu loyalitas, perubahan struktur klub, dan masa depan tim menjadi sorotan utama. (dtc)

Editor : Editor Satu
#xavi hernandez #joan laporta #Victor Font #presiden barcelona