MILAN, METRODAILY — Penantian panjang Timnas Norwegia akhirnya tuntas. Setelah hampir 30 tahun absen, negara Skandinavia itu resmi memastikan diri kembali ke Piala Dunia usai menang telak 4-1 atas Italia di San Siro, Senin (17/11/2025) dini hari WIB.
Italia sejatinya memimpin lebih dahulu melalui gol Francesco Pio Esposito pada menit ke-11. Namun petaka datang di babak kedua ketika Norwegia mengamuk dan mencetak empat gol balasan.
Ahmed Nusa membuka kebangkitan Norwegia lewat sepakan keras ke sudut kiri pada menit ke-63. Laga berubah total setelahnya—Erling Haaland mencetak dua gol hanya dalam satu menit, masing-masing pada menit ke-78 dan 79.
Baca Juga: Aurel Hermansyah Luncurkan Koleksi Hijab
Jorgen Strand Larsen menutup pesta gol di masa injury time setelah mengecoh Gianluca Mancini dan menaklukkan Gianluigi Donnarumma.
Kemenangan ini memastikan Norwegia menjadi juara Grup I dengan 24 poin sempurna dari delapan laga. Mereka juga tampil buas dengan torehan 37 gol dan hanya kebobolan lima kali.
Kelolosan ini menjadi penantian yang terbayar lunas, mengingat terakhir kali Norwegia tampil di Piala Dunia adalah pada edisi 1998—era ketika Ole Gunnar Solskjaer, Tore Andre Flo, Henning Berg, dan ayah Haaland, Alf-Inge Haaland, masih bermain.
Pelatih Stale Solbakken, yang juga bagian dari skuad Norwegia 1998, tak bisa menyembunyikan kebanggaannya.
Baca Juga: Fuji & Verrell Bramasta Sekadar Teman, Haji Faisal Klarifikasi Hubungan Anak
“Ketika saya lihat undian grup, saya yakin Italia akan lolos. Tapi kami justru menjadi juara grup dan itu luar biasa. Pengorbanan para pemain sangat besar dan mereka membalasnya dengan hasil yang lebih besar,” ujarnya di situs resmi UEFA.
Sementara itu, Italia harus menerima kenyataan pahit. Gli Azzurri finis kedua dengan 18 poin dan kembali terpaksa menjalani playoff pada Maret mendatang demi menjaga asa tampil di Piala Dunia. Italia selalu gagal pada fase playoff pada 2018 dan 2022.
Kelolosan Norwegia pun disambut gegap gempita oleh publiknya yang berjumlah hanya sekitar 5,5 juta jiwa. Setelah dua dekade lebih tanpa tampil di turnamen besar sejak Euro 2000, kebangkitan ini menjadi sejarah baru bagi Landslaget. (dtc)