MADRID, METRODAILY – Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, mengaku prihatin dengan nasib Endrick di Real Madrid. Ia menasihati striker muda itu agar tidak membuang waktu di bangku cadangan dan mencari cara untuk lebih sering bermain.
Endrick, yang digaet Madrid dari Palmeiras dengan kesepakatan senilai 72 juta euro pada musim panas 2024, awalnya tampil menjanjikan. Ia sempat bermain di 37 pertandingan pada musim debutnya bersama Los Blancos.
Namun, semuanya berubah ketika kursi pelatih berganti dari Ancelotti ke Xabi Alonso. Di bawah asuhan Alonso, penyerang berusia 19 tahun itu hanya tampil sekali dari total 16 laga Madrid musim ini — dengan waktu bermain cuma 11 menit!
Kondisi ini membuat masa depan Endrick di tim utama Madrid dipertanyakan. Bahkan peluangnya untuk membela Brasil di Piala Dunia 2026 terancam.
“Endrick? Saya sudah berbicara dengannya di awal musim ini,” kata Ancelotti kepada Placar, dikutip jurnalis Fabrizio Romano. “Dia memang sempat cedera, tapi sekarang sudah fit. Dia perlu bicara dengan keluarganya dan klub untuk memutuskan langkah terbaik.”
Ancelotti menegaskan bahwa karier Endrick masih panjang dan ia sebaiknya fokus menambah jam terbang ketimbang memaksakan diri bertahan di klub besar tanpa bermain.
“Dia masih sangat muda. Ini bukan Piala Dunia terakhirnya. Dia bisa tampil di 2030 atau bahkan 2034. Yang penting, dia harus bermain dan menunjukkan kualitas yang dimilikinya,” ujar pelatih berusia 66 tahun itu tegas.
Nasihat Ancelotti ini menjadi sinyal jelas bahwa talenta muda seperti Endrick harus berani mencari peluang di luar klub besar, jika ingin kariernya terus berkembang. (dtc)