METRODAILY - Ederson Moraes mengungkap alasan di balik keputusannya meninggalkan Manchester City pada September 2025 lalu. Ia mengaku sudah ingin hengkang sejak musim sebelumnya karena merasa jenuh dan kehilangan semangat bermain.
Penjaga gawang asal Brasil itu resmi bergabung dengan klub Turki, Fenerbahce, setelah delapan musim membela Man City. Selama periode tersebut, Ederson tampil dalam 372 laga dan memenangkan 18 trofi, termasuk Liga Champions, Premier League, dan Piala FA.
Namun, di balik kesuksesan itu, Ederson ternyata sempat kehilangan motivasi. Ia menyebut kejenuhan dan tekanan di level tertinggi membuat performanya menurun musim lalu.
“Musim sebelumnya saya sudah mencoba untuk pergi, tapi tidak berhasil. Saya rasa itu agak memengaruhi performa saya sepanjang musim tersebut. Saya juga cedera lima kali dan tidak berada di level terbaik,” ujar Ederson, dikutip dari Sky Sports.
Menurutnya, keputusan pindah diambil setelah berdiskusi dengan keluarga. Ia merasa perlu perubahan suasana untuk kembali menikmati sepak bola.
“Itu keputusan yang saya ambil bersama keluarga. Jika klub setuju, saya ingin pergi karena butuh perubahan ini. Tidak sepadan bertahan di klub besar kalau saya tidak bahagia,” ungkapnya.
Ederson menambahkan, tantangan baru di Fenerbahce memberinya energi positif dan motivasi baru.
“Terkadang bagus untuk punya tantangan baru dalam hidup. Itu menghadirkan energi baru dan hal-hal positif. Dan itulah yang terjadi pada saya sekarang,” tutupnya. (dtc)
Editor : Editor Satu