LIVERPOOL, METRODAILY – Mantan manajer legendaris Arsenal, Arsene Wenger, menilai perekrutan Florian Wirtz justru merusak keseimbangan lini tengah Liverpool.
Bintang muda asal Jerman itu disebut belum mampu beradaptasi dengan sistem permainan Arne Slot.
Wirtz diboyong dari Bayer Leverkusen dengan mahar fantastis mencapai 116 juta pound (sekitar Rp2,5 triliun) pada bursa transfer musim panas lalu. Namun, performanya sejauh ini belum sesuai ekspektasi.
Dari 15 pertandingan bersama The Reds, pemain berusia 21 tahun itu belum mencetak gol.
Ia baru menyumbang tiga assist—dua di antaranya di ajang Liga Champions dan satu di Community Shield—sementara di Premier League, kontribusinya masih nihil.
Arne Slot kerap mencoba memainkan Wirtz di berbagai posisi: sebagai gelandang serang (nomor 10), gelandang tengah (nomor 8), hingga melebar di sisi kiri.
Saat Liverpool menang 1-0 atas Real Madrid di Liga Champions, Wirtz dimainkan sebagai winger menggantikan Cody Gakpo.
Menurut Wenger, keputusan itu membuat Liverpool kehilangan keseimbangan di lini tengah.
“Ketika Wirtz memilih antara Bayern Munich atau Liverpool, dia bilang hanya mau bergabung jika bermain di posisi nomor 10. Liverpool menyetujui itu,” ujar Wenger seperti dikutip Standard.
“Mereka lalu memainkan Wirtz sebagai starter dan justru mengacaukan lini tengah yang sudah solid bersama Gravenberch, Mac Allister, dan Szoboszlai. Untuk memainkan Wirtz, mereka malah mencadangkan Szoboszlai,” lanjutnya.
Baca Juga: Ulos Ditarget Masuk Daftar Warisan Budaya UNESCO
Wenger menilai performa Liverpool sempat membaik saat Slot mengembalikan susunan gelandang seperti musim lalu melawan Aston Villa.
Namun, ketika Wirtz dimainkan lagi kontra Madrid, sistem tim kembali tidak seimbang.
“Saya yakin manajer sudah memperingatkan Wirtz: kalau ingin main, kamu harus siap bermain melebar, karena saya tidak mau lagi mengacaukan lini tengah,” ujar Wenger menutup. (Dtc)
Editor : Editor Satu