Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Naturalisasi Dicap Palsu, FAM Terbang ke Markas FIFA untuk Banding

Editor Satu • Senin, 29 September 2025 | 17:57 WIB

Presiden Kehormatan FAM Tan Sri Hamidin Mohd Amin terbang ke Zurich, Swiss untuk ajukan banding sanksi naturalisasi ke FIFA.
Presiden Kehormatan FAM Tan Sri Hamidin Mohd Amin terbang ke Zurich, Swiss untuk ajukan banding sanksi naturalisasi ke FIFA.

ZURICH, METRODAILY – Asosiasi Sepakbola Malaysia (FAM) bergerak cepat menyikapi sanksi FIFA terkait dugaan pemalsuan dokumen naturalisasi tujuh pemain timnas.
 
Presiden Kehormatan FAM sekaligus anggota Dewan FIFA, Tan Sri Hamidin Mohd Amin, telah bertolak ke markas FIFA di Zurich, Swiss, Minggu (28/9/2025), untuk mengajukan banding.

Sebelumnya, FIFA menjatuhkan sanksi berat kepada Malaysia setelah menilai proses naturalisasi tujuh pemain melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA.

Baca Juga: Sehari, Dua Kebakaran Hebohkan Siantar: Rumah Warga dan Kantor Organisasi Hangus

Tujuh pemain itu adalah Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano.

Akibatnya, FAM dikenakan denda sebesar 350 ribu Swiss Franc, sementara masing-masing pemain didenda 2 ribu Swiss Franc serta dilarang beraktivitas di sepakbola selama satu tahun.

Malaysia masih memiliki waktu 10 hari sejak putusan pada Jumat (26/9/2025) untuk mengajukan banding. Komite Disiplin FIFA telah merujuk kasus ini ke Pengadilan Sepakbola FIFA untuk proses lanjutan.

Baca Juga: Polres Simalungun Periksa Direktur PT Kwala Gunung Kasus Pencurian Sawit

Meski demikian, FAM tetap optimistis banding mereka akan diterima.

“Kami yakin proses naturalisasi sudah sesuai ketentuan FIFA,” ungkap salah satu perwakilan FAM, seraya menolak memberikan komentar lebih jauh sebelum hasil pertemuan Hamidin dengan pihak FIFA keluar. (dtc)

 
Editor : Editor Satu