TAPTENG, METRODAILY – Setelah vakum selama 30 tahun, semangat pencak silat kembali berkobar di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Rabu (10/9/2025), Kejuaraan Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Tapteng, Hikmal Batubara, di GOR Pandan.
Ajang yang memperebutkan Piala Bupati Tapteng ini akan berlangsung selama lima hari, 10–14 September 2025, dengan diikuti 210 atlet dari 10 perguruan pencak silat yang datang dari berbagai daerah, mulai dari Sumatera Utara, Aceh, hingga Riau.
Baca Juga: Diancam Bunuh, Gadis SMP Dicabuli Pria 49 Tahun di Madina
Dalam sambutannya, Hikmal Batubara mengapresiasi kerja keras panitia yang berhasil menghadirkan kembali turnamen prestisius ini.
Menurutnya, PSHT Cup bukan hanya sekadar kompetisi, melainkan wadah penting bagi generasi muda untuk tumbuh lebih sehat, kuat, dan berkarakter.
“Semoga kejuaraan berlangsung dengan baik dan lancar, serta mendapatkan hasil yang memuaskan. Para atlet harus bersemangat dan bangga terhadap pencak silat, karena olahraga ini memiliki nilai budaya Indonesia yang sangat kuat,” ujar Hikmal.
Baca Juga: Mengejutkan! 1.772 Warga Madina Terdiagnosa TBC, Pemkab Siapkan Langkah Darurat
Ia juga memberikan pesan khusus kepada para atlet: kemenangan memang penting, tetapi semangat pantang menyerah jauh lebih bernilai.
“Selamat bertanding, semoga yang juara adalah yang terbaik. Bagi yang belum juara, masih ada kesempatan lain, jangan putus asa,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Cabang PSHT Tapanuli Tengah, Ardiansyah P. Saragih, menyebutkan bahwa turnamen ini merupakan tonggak sejarah baru.
Baca Juga: Sabu Dikendalikan dari Lapas Langkat Bebas Beredar di Simalungun
“Setelah vakum selama 30 tahun, kini Piala Bupati Tapanuli Tengah kembali digelar, dan Tapteng dipercaya menjadi tuan rumah pertama,” jelasnya.
Ardiansyah pun menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Tapteng atas dukungan penuh terhadap perkembangan pencak silat di daerah.
Kejuaraan Pencak Silat PSHT Cup 2025 ini diharapkan menjadi pemicu lahirnya atlet-atlet muda berbakat yang siap membawa harum nama daerah hingga ke tingkat nasional. (zatam)
Editor : Editor Satu