SURABAYA, METRODAILY — Persebaya Surabaya mencatatkan start impresif di Super League 2025/2026. Dari dua laga awal, Green Force hanya kebobolan satu gol, dengan peran besar kiper andalan mereka, Ernando Ari.
Sebagai informasi, empat besar Liga 1 musim lalu ditempati Persib Bandung, Dewa United, Malut United, dan Persebaya. Namun, dari keempatnya, hanya Persebaya yang baru kemasukan satu gol.
Juara bertahan Persib sudah kebobolan dua gol usai kalah 2-1 dari Persijap. Dewa United bahkan kebobolan lima gol dalam dua laga pertama, sementara Malut United kemasukan empat gol meski belum terkalahkan.
Baca Juga: Persita dan Persis Kena Denda Rp 45 Juta Gara-gara Ulah Suporter
Statistik itu membuat pertahanan Persebaya cukup menonjol. Mengutip data Sofascore, Ernando sudah melakukan tujuh penyelamatan sejauh ini.
Empat kali saat melawan PSIM, dan tiga kali ketika menaklukkan Persita. Penampilan itu membuat tim asuhan Eduardo Perez terhindar dari kekalahan kedua.
“Pada akhirnya kami melakukan langkah bertahan terutama menjelang laga berakhir. Mereka keluar menyerang, termasuk melakukan variasi umpan-umpan lambung. Jadi kami harus beradaptasi sehingga kami meraih tiga poin,” ujar Coach Eduardo Perez, dikutip dari YouTube resmi Persebaya.
Ketangguhan Ernando kembali akan diuji ketika Persebaya menjamu Bali United di Stadion Gelora Bung Tomo akhir pekan ini. Laga ini bakal jadi misi ganda: menjaga gawang tetap aman sekaligus meraih kemenangan perdana di kandang.
Secara rekor, catatan Ernando melawan Bali United kurang apik. Dari tiga pertemuan sebelumnya, ia hanya menang sekali, kalah dua kali, kebobolan enam gol, dan hanya mencatat satu clean sheet.
Namun kondisi kini berbeda. Dengan performa gemilang di dua pekan awal, Ernando diyakini bisa membuat Serdadu Tridatu ketar-ketir. Terlebih, Bali United datang ke Surabaya dengan modal kurang meyakinkan usai ditahan imbang 3-3 oleh Malut United. (jp)
Editor : Editor Satu