BOLOGNA, METRODAILY – Dominasi Marc Marquez di MotoGP 2025 membuat Ducati jatuh hati. Bos Ducati, Davide Tardozzi, secara terbuka menyatakan harapannya agar Marquez tetap bersama Ducati hingga pensiun.
Marquez kembali menunjukkan kehebatannya musim ini. Pebalap asal Spanyol itu telah memenangi 17 dari 22 balapan dalam 11 seri yang sudah digelar, termasuk menyapu bersih tujuh seri (sprint dan grand prix).
Hanya dua kali Marquez gagal naik podium—saat gagal finis di Austin dan finis ke-12 di Jerez. Selebihnya, ia tampil mendominasi dan kini memimpin klasemen MotoGP 2025 dengan 344 poin, unggul jauh dari adiknya, Alex Marquez (261), dan Francesco Bagnaia (197).
Baca Juga: Cole Palmer Bungkam Pengkritik, Chelsea Sabet Dua Trofi Bergengsi Sekaligus
Dengan performa konsisten dan mesin Desmosedici yang terus mendukung, Marquez dinilai tak terhentikan menuju gelar juara dunia kesembilan dalam kariernya.
Tardozzi, yang pernah bekerja dengan legenda MotoGP seperti Casey Stoner, Jorge Lorenzo, Valentino Rossi, hingga Pecco Bagnaia, menyebut Marquez sebagai sosok spesial—meski belum ingin menyebutnya sebagai yang terbaik.
"Setiap pebalap punya karakteristik berbeda," ucap Tardozzi kepada AS.
"Tapi saya rasa Marc masih bisa memberi banyak kepada kami. Saya berharap dia tetap di Ducati sampai akhir kariernya."
Baca Juga: Tolak Eropa, Jens Raven Pilih Bali United, Alasannya Mengejutkan
Marquez sendiri masih terikat kontrak hingga akhir musim 2026. Namun kemenangan terbarunya di MotoGP Jerman—yang juga jadi kemenangan ke-69 di kelas premier—membuatnya melewati rekor Giacomo Agostini (68 kemenangan).
Jika terus bersama Ducati, bukan mustahil Marquez akan menorehkan sejarah baru—dan menutup kariernya sebagai legenda terbesar dalam sejarah MotoGP. (dtc)
Editor : Editor Satu