METRODAILY - Lamine Yamal buka suara setelah terus jadi bulan-bulanan publik usai final UEFA Nations League. Winger muda Timnas Spanyol itu menyindir keras para pengkritiknya lewat unggahan tajam di media sosial.
Spanyol gagal jadi juara usai dikalahkan Portugal lewat adu penalti. Tapi bukan soal permainan yang jadi sorotan — melainkan sikap Yamal.
Ia tertangkap kamera menolak jabat tangan Cristiano Ronaldo dan memilih meninggalkan lapangan lebih cepat saat Portugal merayakan kemenangan.
Baca Juga: Ter Stegen Murung Usai Barcelona Incar Kiper Baru
Tak sampai di situ, netizen kembali mengungkit video lawas Yamal yang bersorak untuk Maroko saat negara itu menumbangkan Spanyol di Piala Dunia. Darah Maroko Yamal pun kembali jadi bahan gunjingan, meski ia kini sudah resmi memilih membela Spanyol.
Yamal juga dikritik karena dianggap cuek terhadap fans, plus gaya berpakaiannya yang dianggap terlalu nyentrik.
Gerah terus diserang, Yamal akhirnya angkat suara lewat unggahan:
"Mereka mengeluhkan hal-hal buruk dan mencaci maki hal-hal baik."
Baca Juga: Tuchel Betah Latih Inggris, Ngotot Ingin Tembus Euro 2028
Padahal, Yamal sebelumnya dielu-elukan usai membawa Spanyol juara Euro 2024 dan menyapu bersih gelar domestik bersama Barcelona musim lalu.
Menariknya, Cristiano Ronaldo justru pasang badan membela Yamal.
"Anak ini sudah melakukan banyak hal luar biasa. Biarkan dia tumbuh tanpa tekanan. Kita harus menikmati bakat seperti dia selama bertahun-tahun," ujar CR7, dikutip dari situs resmi UEFA. (dtc)
Editor : Editor Satu