METRODAILY - Ballon d'Or 2025 menjanjikan persaingan panas antara dua pemain yang tengah on fire: Raphinha dan Mohamed Salah.
Jika Salah disebut sebagai wajah sepak bola modern Mesir dan Afrika, maka Raphinha kini digadang-gadang sebagai pewaris kejayaan Brasil di panggung global.
Musim ini, Raphinha tampil luar biasa bersama Barcelona. Winger 28 tahun itu mencetak 31 gol dan 25 assist di seluruh kompetisi—sebuah lonjakan performa yang membawanya keluar dari bayang-bayang Lionel Messi.
Bahkan, ia memecahkan rekor Messi dengan torehan kontribusi gol tertinggi dalam satu musim Liga Champions oleh pemain Barcelona: 20 gol dan assist.
Raphinha jadi aktor utama di balik ambisi quadruple Barca. Setelah merebut Piala Super Spanyol dan Copa del Rey, Blaugrana juga bertengger di puncak klasemen La Liga dan menjejak semifinal Liga Champions.
Eksplosinya di momen-momen krusial inilah yang membuat legenda Brasil, Cafu, angkat bicara.
"Saya kira Ballon d'Or hanya akan jadi pertarungan antara Raphinha dan Mohamed Salah," tegas Cafu, dikutip dari Sportskeeda. "Raphinha bukan cuma mencetak gol, dia menggerakkan permainan. Dia pemimpin Barcelona sekarang."
Namun, Salah tak kalah garang. Pemain andalan Liverpool itu mencetak 33 gol dan 23 assist dalam 49 laga musim ini.
Kontribusinya membawa The Reds mengunci gelar juara Liga Inggris dan menjejak final Piala Liga. Sejak kepergian Sadio Mane, Salah makin memikul beban sebagai poros serangan utama Liverpool.
Kini, pertarungan untuk Ballon d'Or 2025 seolah jadi panggung pertemuan dua benua: Brasil vs Mesir, Amerika Selatan vs Afrika.
Raphinha dan Salah bukan hanya membawa nama pribadi—mereka membawa harapan negaranya masing-masing untuk mengangkat trofi individu paling prestisius di dunia sepakbola. (Dtc)
Editor : Editor Satu