LIVERPOOL, METRODAILY — Arne Slot baru semusim menangani Liverpool, tapi sudah mempersembahkan mahkota juara Liga Inggris. Di momen penuh euforia itu, satu nama yang tak dilupakannya: Juergen Klopp.
Liverpool mengunci gelar Liga Inggris 2024/2025 setelah menghajar Tottenham Hotspur 5-1 di Anfield, Minggu (27/4/2025) malam WIB. Kemenangan itu memastikan The Reds mengoleksi 82 poin, unggul telak atas Arsenal yang baru mengumpulkan 67 poin — membuat Liverpool tak mungkin lagi terkejar, meski musim masih menyisakan empat pertandingan.
Baca Juga: Liverpool Pesta Gol, Kunci Gelar Liga Inggris di Anfield
Bagi Slot, ini bukan sekadar gelar. Ini adalah penghargaan atas pondasi kuat yang diwariskan Klopp, sosok legendaris yang menukangi Liverpool selama hampir satu dekade.
"Terima Kasih, Juergen Klopp"
Dalam suasana emosional usai laga, Slot meminta seluruh suporter di Anfield untuk menyanyikan chant khusus untuk Klopp.
"Rasanya luar biasa dan saya tidak ingin banyak bicara. Hari ini saya ingin mengapresiasi Juergen Klopp," ujar Slot lewat mikrofon di tengah gemuruh stadion.
Ia kemudian memimpin nyanyian sederhana namun penuh makna, "Juergen Klopp... la la, la la la," yang langsung disambut koor meriah ribuan fans di tribun.
Baca Juga: Pengedar Sabu Diciduk di Salon, 16 Paket Sabu Diamankan
Dalam sesi konferensi pers, Slot menegaskan kembali betapa besar pengaruh Klopp terhadap kesuksesan Liverpool musim ini.
"Apa yang dia tinggalkan sebelum saya tiba di sini adalah sesuatu yang luar biasa. Warisan Klopp bukan cuma tim ini, tapi juga budaya yang dia bangun di dalamnya," kata manajer asal Belanda itu.
Slot memang hanya melanjutkan, tapi ia juga memperkaya — membawa Liverpool kembali ke singgasana dengan kombinasi warisan masa lalu dan semangat baru.
Warisan Klopp Masih Hidup
Klopp, yang melatih Liverpool dari 2015 hingga 2024, mempersembahkan tujuh trofi untuk The Reds, termasuk gelar Premier League perdana setelah 30 tahun penantian. Menariknya, banyak pilar yang berjaya di era Slot musim ini — seperti Mohamed Salah, Virgil van Dijk, dan Trent Alexander-Arnold — adalah warisan tangan dingin Klopp.
Baca Juga: Investasi Fiktif PT Taspen Rugikan Negara Rp1 Triliun, Bukti Diserahkan ke KPK
Kini, di tangan Slot, warisan itu terus berbicara. Bukan hanya lewat trofi, tetapi juga lewat semangat, solidaritas, dan karakter kuat yang menjadi identitas Liverpool hari ini. (dtc)
Editor : Editor Satu