Evolusi Taktik Juventus Mulai Terlihat di Bawah Igor Tudor
Editor Satu• Selasa, 8 April 2025 | 10:43 WIB
Bertanding di Stadio Olimpico pada Senin (7/4/2025) dini hari WIB, Juventus tampil meyakinkan di babak pertama.
METRODAILY - Meski hanya meraih hasil imbang 1-1 saat bertandang ke markas AS Roma, pelatih Juventus Igor Tudor menilai performa timnya menunjukkan kemajuan signifikan. Ia menyoroti peningkatan mentalitas pemain dan transisi taktik yang mulai membuahkan hasil.
Bertanding di Stadio Olimpico pada Senin (7/4/2025) dini hari WIB, Juventus tampil meyakinkan di babak pertama. Gol spektakuler dari Manuel Locatelli menjadi bukti dominasi Bianconeri sebelum akhirnya disamakan oleh Roma lewat sundulan Eldor Shomurodov di babak kedua.
Namun bagi Tudor, yang baru mengambil alih kursi pelatih dari Thiago Motta, hasil akhir bukan satu-satunya ukuran. Ia lebih fokus pada bagaimana tim mengeksekusi rencana permainan, terutama setelah perubahan formasi ke tiga bek yang menjadi ciri khasnya.
“Saya melihat perkembangan dalam hal mental dan taktik. Kami bermain dengan intensitas tinggi, melakukan pressing, dan agresif dalam menyerang,” ujar Tudor kepada DAZN.
Dalam skema barunya, peran bek sayap seperti Lloyd Kelly dan Pierre Kalulu dimodifikasi menjadi lebih ofensif. Mereka tidak hanya bertugas menjaga sisi lapangan, tapi juga aktif menembus lini pertahanan lawan. Di sisi lain, Tudor juga menekankan pentingnya “marking preventif” untuk mengantisipasi serangan balik cepat Roma.
“Kami ingin bek bisa naik membantu serangan, tapi tetap menjaga struktur untuk mencegah transisi cepat lawan. Marking preventif jadi kuncinya,” jelasnya.
Meski kebobolan dari situasi bola mati, Tudor tak ingin terlalu fokus pada kekurangan. Ia lebih menekankan bahwa timnya menunjukkan karakter dan organisasi permainan yang lebih solid dibanding pekan-pekan sebelumnya.
"Babak pertama sangat memuaskan. Kami mengontrol permainan dan menciptakan banyak momen menarik. Roma memang mengubah sistem di babak kedua dan mencetak gol dari sepak pojok, tapi secara keseluruhan kami tetap berada di jalur yang benar," ungkapnya.
Dengan hasil ini, Juventus tetap bertengger di peringkat kelima klasemen Serie A dengan 56 poin, sementara Roma menguntit di posisi ketujuh dengan 53 poin. Namun lebih dari sekadar angka, performa Juventus yang mulai terbentuk di bawah kendali Tudor menjadi sorotan utama. (bola)