Slot Akui Liverpool Gagal Kendalikan Laga Melawan Newcastle
Editor Satu• Selasa, 18 Maret 2025 | 09:30 WIB
Manajer Liverpool Arne Slot.
LONDON, METRODAILY – Manajer Liverpool, Arne Slot, mengakui timnya gagal mengendalikan permainan saat kalah 1-2 dari Newcastle United di final Carabao Cup 2024/2025.
Slot menilai timnya terjebak dalam gaya permainan lawan yang lebih efektif dalam duel fisik dan serangan langsung.
Bertanding di Wembley, Minggu (16/3/2025) malam WIB, Liverpool tertinggal dua gol lebih dulu melalui Dan Burn dan Alexander Isak.
Federico Chiesa sempat memperkecil ketertinggalan di masa injury time, tapi itu tak cukup untuk menyelamatkan The Reds dari kekalahan.
Secara statistik, Liverpool memang lebih dominan dalam penguasaan bola. Namun, mereka kesulitan menciptakan peluang berbahaya dengan hanya dua tembakan tepat sasaran, jauh dibandingkan enam milik Newcastle.
Slot menilai kekalahan ini bukan karena kurangnya agresivitas atau determinasi anak asuhnya, melainkan karena mereka tidak mampu keluar dari jebakan permainan Newcastle yang mengandalkan fisik dan bola-bola panjang.
"Ini adalah laga yang berjalan sesuai keinginan mereka. Mereka lebih efektif dalam memanfaatkan peluang dan duel fisik," ujar Slot dikutip dari Liverpool Echo.
"Kami kalah dalam permainan gaya mereka. Mereka lebih banyak memenangkan duel dan memaksakan ritme yang menguntungkan mereka. Newcastle berhak menang karena laga berlangsung seperti yang mereka inginkan."
Slot juga menyoroti taktik Newcastle yang bermain lebih direct untuk menghindari pressing tinggi Liverpool. Menurutnya, hal itu membuat The Reds kesulitan menerapkan strategi mereka.
"Kami tak bisa menekan mereka. Mereka bermain lebih direct dan melewati tekanan kami. Ini bukan soal kami kelelahan, tapi lebih kepada mereka yang punya strategi lebih baik di laga ini," pungkasnya.
Dengan kekalahan ini, Liverpool harus mengubur impian menambah trofi musim ini, sementara Newcastle merayakan keberhasilan mereka menjuarai Carabao Cup. (dtc)