METRODAILY - Wojciech Szczesny tampil luar biasa dalam kemenangan Barcelona atas Benfica di leg pertama babak 16 besar Liga Champions.
Aksi heroiknya di bawah mistar menjadi faktor kunci yang membuat Blaugrana pulang dengan kemenangan 1-0 meski bermain dengan 10 orang sejak babak pertama.
Bertandang ke Estadio Da Luz, Kamis (6/3/2025) dini hari WIB, Barcelona menghadapi situasi sulit ketika Pau Cubarsi dikartu merah pada menit ke-22 akibat tekel keras terhadap Vangelis Pavlidis.
Benfica pun langsung meningkatkan tekanan, memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.
Namun, di bawah mistar gawang, Szczesny menjadi tembok kokoh. Kiper asal Polandia itu berulang kali menggagalkan peluang emas Benfica, termasuk sundulan Kerem Akturkoglu yang nyaris berbuah gol pada menit ke-43.
Meski terus ditekan, Barcelona justru mencuri gol pada menit ke-61. Kesalahan Antonio Silva di lini pertahanan dimanfaatkan Raphinha, yang dengan tenang mengarahkan bola ke pojok bawah gawang Benfica.
Setelah gol tersebut, Benfica semakin agresif menyerang. Peluang demi peluang tercipta, tetapi penyelesaian akhir yang kurang tajam ditambah aksi gemilang Szczesny membuat tuan rumah frustrasi.
Puncaknya terjadi pada menit ke-83 saat Benfica hampir mendapat penalti, tetapi wasit membatalkan keputusannya setelah tinjauan VAR menunjukkan offside lebih dulu.
Statistik Opta mencatat Szczesny melakukan delapan penyelamatan gemilang, menjadikannya kiper Barcelona dengan jumlah penyelamatan terbanyak dalam satu laga Liga Champions tanpa kebobolan.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, tak ragu memuji kiper berusia 34 tahun itu.
"Setelah bermain dengan sepuluh pemain, itu tidak mudah, tetapi kami melakukannya dengan sangat baik. Szczesny berbeda, dia semakin percaya diri di setiap pertandingan, dan itu membuat kami bertahan lebih baik," ujar Flick dikutip dari laman resmi Liga Champions.
Kemenangan ini memberi Barcelona keunggulan berharga jelang leg kedua di Montjuic, dengan Szczesny sebagai pahlawan yang menjaga asa Blaugrana tetap hidup di kompetisi ini. (dtc)
Editor : Editor Satu