Kiper Kelamaan Pegang Bola, Hukumannya Sepak Pojok
Admin Metro Daily• Senin, 3 Maret 2025 | 08:50 WIB
Kiper kelamaan pegang bola akan dihukum sepak pojok.
METRODAILY - Mulai musim depan, kiper yang memegang bola terlalu lama tidak lagi dihukum tendangan bebas tidak langsung, melainkan sepak pojok untuk lawan.
Perubahan aturan ini telah disetujui Dewan Asosiasi Sepakbola Internasional (IFAB) dan akan berlaku pada musim 2025/26.
Seperti dikutip dari ESPN, aturan lama yang melarang kiper memegang bola lebih dari enam detik dinilai sulit diterapkan.
Wasit cenderung enggan menegakkan aturan tersebut karena tendangan bebas tak langsung di area penalti kerap terlalu menguntungkan lawan.
Selain itu, posisi kiper yang sering terlalu dekat dengan gawang membuat pengaturan pagar betis (jarak 9,15 meter) sulit dilakukan.
Sebagai solusi, IFAB memutuskan untuk:
Memperpanjang batas waktu kiper memegang bola dari 6 detik menjadi 8 detik.
Mengubah hukumannya dari tendangan bebas tak langsung menjadi sepak pojok jika batas waktu terlampaui.
Aturan baru ini sudah diuji coba di Liga Malta, Italia, dan Premier League 2 selama musim ini.
Dari 400 pertandingan, hanya ada tiga kasus di Inggris, satu di Italia, dan nol di Malta, yang menunjukkan aturan ini tidak akan terlalu sering digunakan tetapi bisa mengurangi upaya membuang waktu.
Dengan perubahan ini, kiper tetap harus menghindari berlama-lama memegang bola, tetapi hukuman yang diberikan juga tidak terlalu berat bagi tim yang melanggar.
IFAB berharap aturan ini bisa membuat pertandingan lebih adil dan mengurangi permainan pasif di area pertahanan. (Dtc)