METRODAILY – Real Madrid mungkin mendominasi jumlah gelar juara LaLiga, tetapi mempertahankan trofi itu dalam dua musim beruntun ternyata bukan hal yang mudah.
Sejak terakhir kali juara berturut-turut pada 2006/07 dan 2007/08, Los Blancos selalu kesulitan mengulang prestasi serupa.
Dalam 16 musim terakhir, Madrid hanya meraih lima gelar LaLiga, termasuk musim 2023/24.
Sebaliknya, Barcelona mampu mencatatkan dominasi lebih stabil, bahkan tiga kali mempertahankan gelar secara beruntun dalam periode yang sama.
Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, menilai bahwa ketatnya persaingan di kompetisi menjadi alasan utama mengapa mempertahankan gelar semakin sulit.
"Jika melihat statistiknya, sangat sulit untuk mempertahankan gelar. Persaingan di liga ini sangat ketat," ujar Ancelotti, dikutip dari AS.
Menurutnya, kehadiran dua rival utama, Barcelona dan Atletico Madrid, selalu menjadi tantangan besar.
Kedua tim tersebut terus menekan Madrid setiap musimnya, membuat skenario back-to-back juara semakin sulit terwujud.
Meski tantangan berat, Real Madrid masih berpeluang mempertahankan gelar di musim 2024/25.
Hingga jornada ke-23, Madrid masih berada di puncak klasemen dengan keunggulan satu poin dari Atletico Madrid dan dua poin dari Barcelona.
Namun, dengan persaingan yang semakin ketat, Madrid harus membuktikan bahwa mereka bisa melewati rintangan yang selama ini menghalangi dominasi beruntun mereka di LaLiga. (Dtc)
Editor : Editor Satu