SIANTAR, METRODAILY - Cabang olahraga road bike PON XXI Tahun 2024 Aceh-Sumut berlangsung Kamis-Jumat, 12-13 September 2024. Atlet yang terlibat 170 orang dengan 120 atlet putera dan 50 atlet puteri.
Untuk mensukseskan cabang olahraga road bike PON XXI, Sat Lantas Polres Pematangsiantar melakukan pengamanan dan rekayasa lalulintas yang akan dilalui para pembalap dari berbagai kontingen di Indonesia.
Kasat Lantas Polres Pematangsiantar AKP Gabriellah Gultom, Selasa (10/9) mengaku pihaknya telah melakukan persiapan matang dan rekayasa lalulintas bagi pengendara dengan melibatkan instansi terkait.
Satlantas Polres Pematangsiantar, katanya, telah mempersiapkan rute sepanjang 34 kilometer yang akan digunakan pembalap. Jalur yang digunakan di antaranya Jalan Medan, Jalan Ahmad Yani, Jalan Sutomo, Jalan Sudirman, Jalan Gereja, Jalan DI Panjaitan, Simpang Dua, dan finish di Jalan Simarimbun Masjid Al Hadi.
Jalan tersebut akan ditutup untuk umum, besok Kamis (12/9) pukul 09.30 hingga 14.00 WIB. Serta keesokan harinya, Jumat (13/9) jalur ditutup pukul 07.30 hingga 10.30 WIB.
“Kami dari Satuan Lalulintas Polres Pematangsiantar telah menyiapkan rekayasa lalulintas untuk warga Kota Pematangsiantar dan warga dari luar kota yang akan melintas pada jalur Road Bike. Kami juga akan menempatkan petugas-petugas yang akan mengarahkan pengendara agar tidak melewati jalur saat ditutup untuk kepentingan jalur Road Bike,” kata Gabriellah.
Gabriellah mengimbau angkutan berat, angkutan kota dalam provinsi (AKDP), dan angkutan kota antar provinsi (AKAP) untuk mengurangi aktivitas dan pergerakan saat perlombaan Road Bike berlangsung.
Gabriellah juga meminta kepada warga Pematangsiantar dan sekitarnya agar mematuhi arahan petugas di lapangan dan bekerjasama agar perhelatan PON XXI Aceh–Sumut di Kota Pematangsiantar berjalan lancar dan sukses.
“Kita sukseskan pelaksanaan PON di Kota Pematangsiantar. Jadi dalam momen ini mari kita lakukan yang terbaik untuk pelaksanaan PON XXI,” tukas Gabriellah.
Untuk menyemarakkan event Road Bike, Gabriellah mempersilahkan warga untuk menonton langsung pada jalur lintasan perlombaan.
“Bisa menonton dari pinggir jalan di sepanjang perlintasan sesuai rutenya, dengan catatan tidak menonton sampai ke badan jalan yang dapat berpotensi mengganggu fokus para atlet serta membahayakan diri sendiri,” tutup Gabriellah. (rel)
Editor : Editor Satu