SIMALUNGUN, METRODAILY — Perenang Sumatera Utara (Sumut) bertekad mengukir sejarah pada PON XXI 2024 untuk Cabang Olahraga renang perairan terbuka, yang digelar di perairan Danau Toba.
Pelatih Atlet renang perairan terbuka Sumut, Dwi Jitrada Afridoh, menjelaskan bahwa timnya menargetkan kemenangan dan mendapat medali.
"Target pastinya mendapatkan medali, entah itu emas atau perak, perunggu," ujarnya di venue Wisata Bahari, Senin (9/9/2024) pagi.
Meraih target medali menurut Afridoh tidak muluk-muluk, timnya telah berlatih dan beberapa kali turun uji coba di perairan Danau Toba.
"Strategi yang dipakai, kita menampilkan kemampuan semaksimal mungkin untuk mencapai target medali. Kita instruksikan para atlet bertanding lebih tenang, mengingat atlet kita ini baru mengikuti event PON pertama kali," ujarnya.
Pada kesempatan kali ini tim Sumut menurunkan empat tim terdiri dari tiga orang putra dan satu orang putri.
"Kita turunkan tim atlet untuk kategori 3 km sebanyak 1 orang putra, kategori 5 km sama juga sebanyak 1 orang putra dan kategori 10 km sebanyak 1 orang putra dan 1 orang putri," ungkap Pelatih Pelatda Sumut yang dikenal timnya bernama Dodo.
Sebanyak 41 atlet diketahui mengikuti cabor renang perairan terbuka dan akan bersaing memperebutkan gelar juara pada 3 kategori yakni: 3 km, 5 km dan 10 km. Perlombaan diselenggarakan selama 3 hari pada 9-11 September 2024 di perairan pantai Wisata Bahari Parapat, Simalungun, Sumut.
Ray Sani Teknik Delegasi (TD) Cabor Akuatik Renang Terbuka di Parapat menyampaikan bahwa peserta yang terdata dan ikut berkompetisi sebanyak 41 orang dari berbagai provinsi.
Disebutkan, sebanyak 8 orang peserta putra dan 6 orang peserta putri di kategori 3000 meter, 7 orang putra dan 6 orang putri di kategori 5.000 meter sedangkan terdapat 7 orang putra dan 7 orang putri di kategori 10.000 meter.
"Sebanyak 41 orang peserta dari berbagai provinsi ini memperebutkan gelar juara dan medali di kelas lomba masing masing sebanyak 6 medali emas, 6 perak dan 6 perunggu," lanjut Ray.
Di hari pertama lomba, disebut Ray ada 13 orang atlet berlaga adu kecepatan dengan 7 putra dan 6 putri di kategori 5000 meter.
Sebelum lomba dimulai seluruh atlet diberi waktu pemanasan selama 50 menit untuk pengenalan dan adaptasi temperatur air. Mengawali pembukaan lomba Ray Sani berharap agar perlombaan cabor yang berlangsung dapat terlaksana sesuai harapan.
"Semoga alam bersahabat dan perairan Danau Toba tenang tidak ada angin dan ombak," pungkasnya. (*)
Editor : Prans Metro