Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

PON Cabor Balap Sepeda di Siantar, Jalan Bakal Ditutup 3 Jam

Editor Satu • Rabu, 28 Agustus 2024 | 10:08 WIB
TFG persiapan pelaksanaan pengamanan PON XXI Aceh-Sumut cabang olahraga balap sepeda.
TFG persiapan pelaksanaan pengamanan PON XXI Aceh-Sumut cabang olahraga balap sepeda.

SIANTAR, METRODAILY - Polres Pematangsiantar melaksanakan Tactical Floor Game (TFG) terkait persiapan pelaksanaan pengamanan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut cabang olahraga balap sepeda di wilayah hukum Polres Pematangsiantar.

TFG dipimpin Kapolres AKBP Yogen Heroes Baruno diwakili Kabag Ops AKP Ilham Harahap dan Kasat Lantas AKP Gabriella Gultom di Lapangan Apel Polres Pematangsiantar, Senin (26/8) siang.

Dalam arahannya, Kasat Lantas AKP Gabriella Gultom menyampaikan PON merupakan event nasional. Jadi harapannya dapat disaksikan oleh masyarakat banyak. Pada pelaksanaan balap sepeda, dilakukan penutupan jalan pukul 10.30 WIB sampai 13.30 WIB, atau selama 3 jam.

“Kemarin kita merekomendasikan event ini dilaksanakan di jalan tol, namun ditolak oleh pihak panitia karena dikhawatirkan masyarakat tidak bisa menyaksikan event tersebut,” sebut Gabriellah.

Ini, katanya, menjadi tugas dan tanggung jawab Polres Pematangsiantar, bukan hanya personel Sat Lantas, namun seluruh personel Polres Pematangsiantar. Sebab membawa nama Kota Pematangsiantar, termasuk dari TNI/Polri maupun Pemko.

“Kepada rekan-rekan, balap sepeda PON pada tanggal 12-13 September 2024, yakni Kamis dan Jumat. Pelaksanaannya siang hari,” terangnya.

"Jadi di sini saya ingin memberikan penekanan kepada personel yang terlibat, tanggal 12 September pengamanan perlintasan mulai masuk ke wilayah kita pukul 11.30 WIB. Kemudian pada tanggal 12 itu juga, balap sepeda putri jarak dekat berpusat di Jalan Merdeka, tepatnya di depan Tugu Becak. Sedangkan start sekitar pukul 12.00 WIB," papar Gabriellah.

Masih kata Gabriellah, konsep yang ditekankan, jalan sudah harus clear dan steril. Penggunaan jalan bukan setengah ruas jalan, namun penuh (full). Sebab setengah ruas jalan digunakan untuk kendaraan perlengkapan atlet seperti mobil ambulans dan keperluan lainnya.

Selain itu diperkirakan untuk proses penutupan jalan 1 jam setelah dan sebelum melintasnya sepeda.

“Oleh karena itu kita menetapkan penutupan jalan pukul 10.30 WIB sampai 13.30 WIB,” tukasnya.

"Saya harapkan tanggal 12-13 September 2024 nantinya, rekan-rekan yang sudah ter-sprint, sudah ada penanggungjawabnya, agar menempati setiap objek dan tidak meninggalkan sampai atlet dan rombongan melintas," pungkas Gabriellah.

Pelatihan Pra Operasi Hatra Toba

Sementara itu, Kapolres Pematangsiantar AKBP Yogen Heroes Baruno bersama Wakapolres Kompol Ahmad Wahyudi memimpin Pelatihan Pra (Latpra) Operasi Hatra Toba Tahun 2024, di aula Polres Pematangsiantar, Senin (26/8) sekitar pukul 14.30 WIB.

Dalam arahannya, Yogen menyampaikan Latihan Pra Operasi Hatra Toba 2024 melibatkan beberapa instansi lain, yakni Damkar, Satpol PP, Dishub, dan seluruh peserta Laptaps Ops 2024. Kegiatan Latpra Ops 2024 ini adalah tahapan rencana kegiatan pengamanan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, khususnya di Kota Pematangsiantar

Kegiatan pengamanan PON memiliki Sandi Operasi Latpra Toba 2024.

“Hatra atau Harimau Sumatera adalah kegiatan khusus pengamanan terkait daerah atau kabupaten, di mana kemudian menjadi lokasi venue cabang olahraga PON. Kota Pematangsiantar mendapat dua cabang olahraga (cabor), yaitu tinju dan road bike jarak pendek putri,” terang Yogen.

Menurut Yogen, ada tiga event yang dilaksanakan. Pertama, Kirab Api Obor yang dilaksanakan 2 September 2024 dengan rute Kampus USI-Lapangan Adam Malik untuk upacara. Kemudian, dari Lapangan Adam Malik menuju Simpang Dua.

Kegiatan kedua, pertandingan tinju tanggal 10-19 September. Untuk kegiatan ini, pengamanan tidak hanya pada pelaksanaan, tetapi juga saat kedatangan dan kepulangan atlet yang hadir di Kota Pematangsiantar, baik pengamanan hotel maupun pengamanan jalur dan lainnya.

“Apabila terjadi hal-hal yang harus dilakukan pengawalan dan pengamanan, seperti evakuasi atlet dan sebagainya,” sebut Yogen.

Venue tinju, lanjutnya, sudah berubah dari GOR (Gedung Merdeka) di Jalan Merdeka ke Aula Universitas HKBP Nommensen Pematangsianatr di Jalan Sangnaualuh Damani.

“Sudah ada keputusan dari PB PON yang meminta kepada Pemerintah Kota Pematangsiantar untuk melaksanakannya di kampus (Universitas HKBP) Nommensen. Tentunya Renpam dari kegiatan semula yang kita laksanakan pengamanan di GOR kita ubah, menyesuaikan situasi lokasi. Juga kemungkinan jalur yang akan digunakan harus kita pastikan semua mengetahui,” terangnya.

Terakhir, pengamanan cabor road bike jarak pendek putri yang akan dilaksanakan 12 September 2024. Keesokan harinya, tanggal 13 September Kota Pematangsianatr menjadi perlintasan road bike jarak jauh dengan rute mulai dari Jembatan Sigagak hingga Masjid Al Hadi di Jalan Siantar-Parapat.

“Ini juga harus dipastikan pengamanan terkait rute yang dilewati sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas dan arus kegiatan Masyarakat,” pesannya.

“Ini sudah kita rapatkan berkali-kali, termasuk di Pemko Pematangsiantar, Polda, maupun Dispora Provinsi Sumut. Meskipun dinamika termasuk perubahan venue tinju kita yang harus juga kita ubah rencana pengamanan, namun diharapkan 13 hari ke depannya kita sudah siap,” jelasnya.

Ditambahkan Yogen, kemungkinan di tanggal 8 September ada beberapa kontingen yang akan mendahului.

“Jadi di awal bulan depan kita harus memastikan kapan Subsatgas Venue Hotel maupun lokasi di Kampus Nommensen dan sebagainya mempersiapkan itu semua. Saya harapakan kepada seluruhnya nanti pada Latpra Ops 2024 juga memperhatikan arus komunikasi yang diperhatikan, mengetahui tugasnya sesama panitia, KONI, Pertina, dan lainnya agar terus meng-update karena situasi bisa saja berubah-ubah di lain waktu mengingat olahraga tinju adalah olahraga otak dan fisik,” tukasnya.

Yogen sebagai Kapolres merupakan penjamin atau garante dari kegiatan pengamanan.

“Jangan sampai kita salah angkat dalam penentuan konsep pengamanan. Jadi semua harus kita pastikan dengan benar. Saya harapkan di Latpra Ops hari ini rekan-rekan juga dapat memahami dengan baik mengingat waktu kita sebentar lagi,” tandasnya. (rel)

Editor : Editor Satu
#Cabor Balap Sepeda #PON XXI 2024