Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Ketahuan Kurangi Porsi Makanan, 1.700 Dapur MBG Disuspend

Editor Satu • Senin, 27 April 2026 | 09:50 WIB
Pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa dan tenaga pendidik di SMAN 3 Pematangsiantar, Jumat (30/1/2026).
Pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa dan tenaga pendidik di SMAN 3 Pematangsiantar, Jumat (30/1/2026).

JAKARTA, METRODAILY – Sebanyak 1.700 dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) disuspend sementara karena terbukti mengurangi porsi makanan dari standar yang ditetapkan.

Temuan ini diungkap Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), yang menyoroti pelanggaran standar oleh sejumlah dapur MBG di berbagai daerah.

Kepala Bappisus, Aries Marsudiyanto, menyatakan langkah tegas tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bentuk komitmen menjaga kualitas layanan gizi.

Baca Juga: Resmi Menikah! El Rumi dan Syifa Hadju Sah Usai Akad Khidmat di Jakarta

“Sekitar 1.700 SPPG sudah disuspend oleh BGN untuk diperbaiki. Ini menunjukkan keseriusan dalam menjaga kualitas sesuai standar,” ujar Aries usai acara APPMBGI National Summit di Jakarta, Sabtu (25/4/2026).

Ia mencontohkan bentuk pelanggaran yang ditemukan di lapangan, seperti pengurangan ukuran bahan makanan. Misalnya, potongan ayam yang seharusnya dibagi delapan bagian justru dipotong menjadi 12 hingga 20 bagian, sehingga mengurangi nilai gizi.

Selain itu, ukuran lauk seperti ikan juga tidak sesuai standar berat yang telah ditentukan.

Baca Juga: Raisa Kaget Jadi Juri Kompetisi Tari, Akui Bukan Ahlinya Meta Deskripsi (±150 karakter):

Aries menegaskan bahwa seluruh dapur SPPG wajib mematuhi spesifikasi yang telah ditetapkan, baik dari sisi porsi, kualitas bahan, hingga proses penyajian.

“Jangan mengurangi ukuran. Kualitas makanan, air, penyajian, hingga kebersihan dapur harus dijaga agar makanan yang dikonsumsi tetap higienis dan bergizi,” tegasnya.

Langkah suspend ini dilakukan untuk memastikan perbaikan menyeluruh sebelum dapur kembali beroperasi. Pemerintah menekankan pentingnya menjaga kualitas dan kuantitas makanan, mengingat program MBG menyasar kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia. (Jp)

Editor : Editor Satu
#dapur MBG #BGN #SPPG