Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Menaker Ajukan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026, Target Tekan Pengangguran

Editor Satu • Sabtu, 11 April 2026 | 12:50 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan rencana penambahan kuota Program Magang Nasional 2026 usai rapat dengan DPR RI di Jakarta.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan rencana penambahan kuota Program Magang Nasional 2026 usai rapat dengan DPR RI di Jakarta.

JAKARTA, METRODAILY – Tingginya minat masyarakat terhadap program magang mendorong Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengusulkan penambahan 150 ribu kuota peserta Program Magang Nasional (MagangHub) tahun 2026.

Usulan tersebut disampaikan usai rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, Kamis (9/4/2026), sebagai langkah memperluas akses pengalaman kerja sekaligus menjawab kebutuhan industri akan tenaga kerja siap pakai.

“Program Magang Nasional saat ini masih dalam tahap pengusulan anggaran. Kami berharap dukungan dari Kementerian Keuangan dan Kemenko Perekonomian agar program ini bisa segera dilaksanakan,” ujar Yassierli.

Menurutnya, pelaksanaan program tidak boleh terpusat di kota besar seperti Jakarta, tetapi harus menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara merata, termasuk daerah dengan tingkat pengangguran tinggi.

“Kami berkomitmen pada prinsip pemerataan. Daerah dengan tingkat pengangguran tinggi diharapkan mendapat porsi kuota lebih besar,” katanya.

Penambahan kuota ini dinilai krusial, terutama bagi lulusan baru yang sering terkendala minim pengalaman kerja. Di sisi lain, industri juga diuntungkan karena mendapatkan tenaga kerja yang lebih siap dan sesuai kebutuhan.

Program Magang Nasional 2026 juga diarahkan sebagai strategi konkret menekan angka pengangguran terbuka, dengan fokus pada sektor-sektor strategis yang membutuhkan tenaga kerja terampil.

Yassierli menegaskan, bidang magang akan dibuat beragam dan tidak hanya terpusat pada satu sektor, guna menyesuaikan dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.

“Kami pastikan program ini mencakup berbagai bidang. Namun saat ini masih dalam tahap pembahasan lintas kementerian sebelum diputuskan secara final,” ujarnya.

Melalui program ini, pemerintah menargetkan peningkatan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja, sekaligus memperkuat konektivitas antara dunia pendidikan dan industri


Editor : Editor Satu
#kuota magang nasional 2026 #Menaker Yassierli