Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Tiga Eks OPM Cium Merah Putih di Papua, Ikrar Setia Kembali ke NKRI

Editor Satu • Senin, 30 Maret 2026 | 14:38 WIB

Tiga eks anggota kelompok bersenjata mencium bendera Merah Putih usai mengucapkan ikrar setia kepada NKRI di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.
Tiga eks anggota kelompok bersenjata mencium bendera Merah Putih usai mengucapkan ikrar setia kepada NKRI di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

PAPUA TENGAH, METRODAILY – Upaya pendekatan humanis dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua kembali menunjukkan hasil. ebanyak tiga mantan anggota kelompok bersenjata menyatakan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam prosesi yang berlangsung di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Sabtu (28/3/2026).

Kegiatan yang difasilitasi oleh Komando Operasi TNI Papua ini berlangsung di SD Inpres 1 Sinak dan diikuti unsur aparat serta tokoh masyarakat setempat.

Tiga eks anggota yang menyatakan kembali ke NKRI yakni Nikanus Murib, Arendis Murib, dan Ois Tabuni, yang sebelumnya diketahui tergabung dalam kelompok bersenjata di wilayah tersebut.

Baca Juga: Balita Ditemukan Sendirian di SPBU Palas, Akhirnya Bertemu Orangtua

Prosesi berlangsung khidmat, diawali doa bersama, dilanjutkan dengan pengucapan dan penandatanganan ikrar setia, serta simbolisasi mencium bendera Merah Putih sebagai bentuk komitmen kembali ke pangkuan negara.

Dalam pernyataan ikrarnya, ketiganya menyatakan kesediaan untuk meninggalkan aktivitas kelompok bersenjata, menolak gerakan separatis, serta berkomitmen menjalani kehidupan damai melalui kegiatan produktif seperti pendidikan dan berkebun.

Kepala Penerangan Koops TNI Papua, M. Wirya Arthadiguna, menegaskan momentum ini menjadi langkah awal perubahan.

“Kami berharap ini menjadi titik balik agar mereka tidak kembali ke kelompok lama dan bisa menjalani kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

Baca Juga: Mandek Sejak 1998, Bupati Madina Desak Konsesi PT SMM Dipangkas

Dukungan juga datang dari tokoh masyarakat Distrik Sinak yang menilai langkah ini sebagai sinyal positif bagi terciptanya perdamaian di wilayah tersebut.

Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi pihak lain untuk mengikuti langkah serupa, sekaligus memperkuat upaya menciptakan keamanan dan kesejahteraan di Papua. (rel)

Editor : Editor Satu
#anggota opm