Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

73% Wilayah Sumatera Sudah Pulih, Tito Fokuskan Percepatan di 11 Daerah Prioritas

Editor Satu • Rabu, 25 Maret 2026 | 12:20 WIB
Mendagri Tito Karnavian menyampaikan perkembangan pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera yang kini mencapai 73 persen.
Mendagri Tito Karnavian menyampaikan perkembangan pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera yang kini mencapai 73 persen.
 
 
JAKARTA, METRODAILY – Pemerintah mencatat progres signifikan dalam pemulihan pascabencana di Sumatera. Dari total 52 kabupaten/kota terdampak, sebanyak 38 daerah atau sekitar 73 persen telah dinyatakan pulih dan kembali berjalan normal.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan, saat ini pemerintah mengalihkan fokus ke wilayah yang masih membutuhkan penanganan intensif.

“Sekitar 73 persen sudah normal. Yang mendekati normal sekitar 6 persen, dan yang masih perlu perhatian khusus ada 11 daerah atau sekitar 21 persen,” ujar Tito, Senin (23/3/2026).

Baca Juga: Deadline Tinggal 7 Hari! Usulan Formasi CPNS–PPPK 2026 Ditutup 31 Maret

Sebagai Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR), Tito menegaskan seluruh sumber daya kini difokuskan ke 11 daerah prioritas di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

  • Aceh: Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Tengah
  • Sumut: Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara
  • Sumbar: Agam, Padang Pariaman
  • Tambahan: wilayah prioritas lain dalam proses percepatan

Indikator Pemulihan Meluas

Pemulihan tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga fungsi layanan publik dan aktivitas masyarakat.

Baca Juga: BMKG Deteksi 15 Titik Panas di Sumut, Simalungun Masuk Zona Waspada Karhutla

Menurut Tito:

  • Jalan nasional sudah 100% fungsional
  • Jembatan nasional sudah dapat dilalui, meski sebagian masih sementara
  • Rumah sakit dan puskesmas mulai beroperasi normal
  • Aktivitas ekonomi kembali bergerak, ditandai pasar yang sudah buka

Dalam aspek kemanusiaan, jumlah pengungsi turun tajam dari sekitar 2,1 juta jiwa menjadi hanya 173 jiwa atau 47 kepala keluarga.

“Ini penurunan yang sangat signifikan dibanding awal Desember,” kata Tito.

Bantuan dan Hunian Terus Dikebut

Pemerintah menyiapkan dua skema bantuan bagi warga terdampak:

  • Hunian sementara (huntara)
  • Dana tunggu hunian (DTH) Rp600 ribu/bulan selama 3 bulan

Baca Juga: Lonjakan Saat Lebaran! 64.283 Kendaraan Serbu Tol Sinaksak, Trafik Naik Hampir 200%

Untuk kerusakan rumah, bantuan diberikan:

  • Rp15 juta (rusak ringan)
  • Rp60 juta (rusak berat)

Tantangan Tersisa: Infrastruktur dan Sungai

Meski progres positif, sejumlah sektor masih menjadi perhatian, terutama:

  • Infrastruktur jalan daerah
  • Sektor pendidikan
  • Normalisasi sungai akibat sedimentasi

“Sungai ini butuh waktu panjang karena jumlahnya banyak,” ujar Tito.

Pemerintah menargetkan 11 daerah prioritas segera menyusul pulih dengan dukungan penuh lintas kementerian dan lembaga. (dtc)

 
Editor : Editor Satu
#bencana Sumatera 2026 #mendagri tito karnavian