Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Konflik Timur Tengah Memanas, Pemerintah Kaji Opsi Tunda Keberangkatan Haji

Editor Satu • Kamis, 12 Maret 2026 | 10:20 WIB

Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf bersama Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak saat rapat kerja dengan Komisi VIII DPR.
Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf bersama Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak saat rapat kerja dengan Komisi VIII DPR.

JAKARTA, METRODAILY – Pemerintah Indonesia membuka kemungkinan menunda keberangkatan jamaah Ibadah Haji tahun 2026 menyusul meningkatnya ketegangan konflik antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran yang berdampak pada kawasan Timur Tengah.

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Dahnil Anzar Simanjuntak di Istana Negara, Selasa (10/3).

Menurut Dahnil, keselamatan jamaah menjadi prioritas utama pemerintah dalam mengambil keputusan terkait keberangkatan haji.

“Kalau kemudian membahayakan jamaah, misalnya membahayakan keselamatan maka skenario untuk menunda bisa jadi muncul apabila keselamatan warga negara kita terancam,” ujarnya.

Opsi Perubahan Rute Penerbangan

Selain opsi penundaan, pemerintah juga mempertimbangkan perubahan rute penerbangan menuju Arab Saudi jika jalur penerbangan utama dinilai tidak aman.

Menurut Dahnil, perubahan rute akan dibahas bersama otoritas penerbangan serta pemerintah negara-negara yang dilintasi.

“Kami siapkan rute penerbangannya berubah misalnya. Itu tentu dibicarakan dengan otoritas penerbangan dan otoritas Saudi Arabia maupun berbagai negara yang nanti mempertimbangkan rute penerbangan,” jelasnya.

Umrah Diimbau Ditunda

Sementara itu, pemerintah juga mengimbau masyarakat yang berencana melaksanakan Ibadah Umrah untuk menunda keberangkatan sementara waktu.

Imbauan tersebut dikeluarkan karena eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah dinilai masih belum dapat diprediksi.

“Memang sementara ini terkait keberangkatan umrah masih dalam peraturan mengimbau untuk menunda keberangkatan karena eskalasi konflik kita tidak tahu perkembangannya,” tuturnya.

Bagi jamaah umrah yang saat ini masih berada di Arab Saudi, pemerintah memastikan akan memberikan pendampingan hingga mereka kembali ke Indonesia dengan aman.

“Negara bertanggung jawab untuk mendampingi dan memastikan keselamatan jamaah,” tambah Dahnil. (Jpnn)

Editor : Editor Satu
#keberangkatan haji #Konflik Iran AS Israel