Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Kepala BKN Tegaskan ASN Mesin Penggerak APBN-APBD, Jangan Pasang Target Kinerja Rendah

Editor Satu • Rabu, 14 Januari 2026 | 11:00 WIB
Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh saat memberikan arahan kepada ASN dalam acara penandatanganan komitmen bersama manajemen talenta di Kota Tanjungpinang.
Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh saat memberikan arahan kepada ASN dalam acara penandatanganan komitmen bersama manajemen talenta di Kota Tanjungpinang.

TANJUNGPINANG, METRODAILY — Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh menegaskan peran strategis Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai mesin utama penggerak pelaksanaan APBN dan APBD, yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional maupun daerah.

Zudan menjelaskan, ASN yang terdiri dari PNS, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta PPPK Paruh Waktu, memegang peran vital dalam mengeksekusi anggaran negara sebagai instrumen fiskal.

“APBN kita sekitar Rp3.000 triliun, sementara APBD sekitar Rp1.300 triliun. Uang negara ini dieksekusi oleh ASN, mulai dari Sekda, kepala dinas, kepala bagian, kepala bidang, hingga camat dan lurah,” ujar Zudan saat menghadiri penandatanganan komitmen bersama pembangunan dan penerapan manajemen talenta, di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Kota Tanjungpinang, Senin (12/1).

Menurut Zudan, keberhasilan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional sangat ditentukan oleh kinerja ASN dalam mengelola dan merealisasikan anggaran secara efektif, tepat sasaran, dan akuntabel.

Dalam kesempatan tersebut, Zudan juga mengapresiasi peran ASN yang terus mendorong kemajuan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dari waktu ke waktu.

Ia mengungkapkan, jumlah ASN secara nasional saat ini mencapai 6,5 juta orang, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah sekitar 4,7 juta orang.

Zudan mengingatkan seluruh ASN untuk berada dalam satu barisan dalam mewujudkan visi-misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang diterjemahkan dalam visi-misi kepala daerah, baik gubernur, bupati, maupun wali kota.

“Presiden dan kepala daerah itu ibarat pilot pesawat, sedangkan ASN adalah mesin yang menggerakkan APBN dan APBD,” tegasnya.

Lebih lanjut, Zudan berpesan agar ASN, khususnya pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), tidak menetapkan target kinerja yang rendah hanya demi terlihat berhasil.

Ia menekankan pentingnya budaya kinerja yang berorientasi pada hasil dan capaian tinggi.

“Saya khawatir ada kepala OPD dan jajaran ASN yang sengaja memasang target rendah supaya realisasinya tampak 120 persen,” ujarnya, mengutip pengalamannya saat menjabat sebagai Penjabat Gubernur Gorontalo.

Zudan mengajak ASN untuk berani berubah dan meningkatkan standar kinerja demi mencapai tujuan pembangunan nasional.

“Ayo kita berubah. ASN harus mampu mencapai target Asta Cita setinggi-tingginya,” pungkasnya. (jpnn)

Editor : Editor Satu
#Kepala BKN Prof Dr Zudan Arif Fakrulloh #apbd #asn