Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Pemilik Kendaraan Kini Tak Dapat BPKB Fisik! Polri Bongkar Sistem e-BPKB

Editor Satu • Kamis, 20 November 2025 | 11:00 WIB

Polri mensosialisasikan penggunaan e-BPKB sebagai pengganti BPKB fisik dengan sistem keamanan digital tingkat tinggi.
Polri mensosialisasikan penggunaan e-BPKB sebagai pengganti BPKB fisik dengan sistem keamanan digital tingkat tinggi.

JAKARTA, METRODAILY — Direktorat Registrasi dan Identifikasi (Ditregident) Korlantas Polri terus menggencarkan sosialisasi transformasi Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dari bentuk fisik ke dokumen digital atau e-BPKB.

Langkah ini diambil karena masih banyak masyarakat yang belum memahami bentuk, legalitas, dan mekanisme penggunaan e-BPKB.

Kasubdit BPKB Ditregident Korlantas Polri, Kombes Pol Sumardji, mengatakan konsep e-BPKB masih terdengar asing bagi sejumlah warga, sehingga banyak pertanyaan yang masuk ke Polri terkait perubahan ini.

Baca Juga: Pemko Siantar Cari Duta Baca Generasi Z & Alpha, Wali Kota: Jadi Brand Ambassador

“Masih banyak warga bertanya kenapa tidak lagi menerima buku BPKB fisik. Sebagian mengira tanpa buku itu mereka tidak punya bukti kepemilikan. Padahal e-BPKB memiliki kekuatan hukum yang sama dan jauh lebih aman,” kata Sumardji, Selasa (19/10).

Ia menjelaskan bahwa e-BPKB dirancang untuk meminimalkan risiko pemalsuan, kehilangan, dan kerusakan dokumen. Selain itu, sistem kepemilikan kendaraan kini menjadi lebih modern, terintegrasi, dan dilengkapi fitur keamanan tingkat tinggi.

“Standar keamanan sistem e-BPKB jauh lebih handal dibanding dokumen manual. Data kendaraan tersimpan dalam sistem yang dapat diverifikasi secara mandiri, cepat, dan akurat. Ini justru meningkatkan keandalan proses registrasi,” ujarnya.

Baca Juga: Gubernur Bobby Hadiri Peresmian Underpass Gatot Subroto Medan

Meski demikian, Sumardji mengakui bahwa literasi digital yang belum merata menjadi kendala utama penerimaan publik. Banyak masyarakat belum terbiasa menggunakan dokumen elektronik atau memahami penyimpanan data digital, ditambah kekhawatiran soal keamanan data.

“Kami memahami kekhawatiran itu. Karena itu Ditregident akan terus memperluas edukasi, memastikan masyarakat mengerti bahwa e-BPKB jauh lebih aman dan praktis,” jelasnya.

Sejalan dengan arahan Dirregident Korlantas Polri Brigjen Pol Wibowo, Polri kini menyiapkan strategi sosialisasi yang lebih masif. Edukasi dilakukan bukan hanya melalui kanal resmi Polri, tetapi juga lewat Samsat, dealer, leasing, komunitas otomotif, serta media sosial.

Baca Juga: Derby Romero Syok Cicip Andaliman di Danau Toba: Rasanya Beda Banget!

Langkah ini diharapkan mempercepat pemahaman dan adaptasi masyarakat terhadap digitalisasi dokumen kepemilikan kendaraan.

“Kami ingin memastikan setiap pemilik kendaraan benar-benar memahami manfaat e-BPKB. Transformasi ini bukan sekadar mengikuti teknologi, tetapi untuk memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, aman, dan efisien,” tutup Sumardji. (jp)

Editor : Editor Satu
#polri #e-bpkb #bpkb