Tuan Rondahaim Saragih Resmi Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

Editor Satu • Dipublikasikan Selasa, 11 November 2025 | 14:23 WIB

Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Tuan Rondahaim Saragih oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.
Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Tuan Rondahaim Saragih oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.

Tokoh asal Simalungun dijuluki “Napoleon dari Batak” karena keberaniannya melawan Belanda

JAKARTA, METRODAILY – Presiden Prabowo Subianto secara resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Tuan Rondahaim Saragih, tokoh pejuang asal Pematangraya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, yang dikenal berani melawan penjajah Belanda.

Penganugerahan dilakukan di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (10/11).

Upacara dimulai dengan lagu “Indonesia Raya” dan dilanjutkan dengan prosesi mengheningkan cipta yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo.

“Marilah kita sejenak mengenang arwah dan jasa-jasa para pahlawan yang telah berkorban untuk kemerdekaan, kedaulatan, dan kehormatan bangsa Indonesia,” kata Prabowo.

Baca Juga: HKBP Distrik V Sumatera Timur Rayakan Tahun Transformasi

Penganugerahan ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional yang ditetapkan di Jakarta, 6 November 2025.

“Menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada mereka yang namanya tersebut dalam lampiran keputusan ini sebagai penghargaan dan penghormatan yang tinggi, atas jasa-jasanya yang luar biasa untuk persatuan dan kesatuan bangsa,” demikian bunyi kutipan Keppres tersebut.

Dijuluki “Napoleon dari Batak”

Salah satu keturunan Tuan Rondahaim, TS Saragih, mengungkapkan bahwa leluhurnya dikenal gigih mempertahankan tanah rakyat Simalungun dari upaya perampasan oleh Belanda.

Baca Juga: Pria Simalungun Tewas Tanpa Baju di Gubuk Kosong di Depan Terminal Tanjung Pinggir

“Belanda tak pernah berhasil mengalahkannya sampai beliau meninggal pada 1881. Karena selalu menang dalam strategi perang, Belanda menjulukinya Napoleon der Bataks,” ujar Saragih saat ditemui di Istana Negara.

Menurutnya, kegagalan pasukan kolonial menghadapi Tuan Rondahaim bahkan tercatat dalam sejumlah arsip resmi Belanda. Hingga akhir hayatnya, Belanda tak pernah mampu menaklukkan wilayah kekuasaannya di Raya, Pematangraya.

“Itu julukan dari Belanda sendiri. Mereka frustasi karena tak bisa menaklukkannya,” tambahnya.

Saragih menyampaikan rasa syukur karena perjuangan leluhurnya akhirnya diakui negara.

Baca Juga: Herman Orca Rebut Gelar Juara Nine Ball KONI Cup Pematangsiantar 2025

“Ini sudah pengajuan yang keempat. Banyak yang memperjuangkan, dan baru kali ini berhasil. Bapak Prabowo membaca langsung sejarah opung kami,” ujarnya.

Sepuluh Tokoh Dapat Gelar Pahlawan Nasional 2025

Selain Tuan Rondahaim Saragih, ada sembilan tokoh lain yang menerima gelar Pahlawan Nasional tahun ini, yaitu:

  1. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) – Jawa Timur

  2. Jenderal Besar TNI Soeharto – Jawa Tengah

  3. Marsinah – Jawa Timur

  4. Mochtar Kusumaatmaja – Jawa Barat

  5. Hajjah Rahma El Yunusiyyah – Sumatera Barat

  6. Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo – Jawa Tengah

  7. Sultan Muhammad Salahuddin – Nusa Tenggara Barat

  8. Syaikhona Muhammad Kholil – Jawa Timur

  9. Tuan Rondahaim Saragih – Sumatera Utara

  10. Zainal Abisin Syah – Maluku Utara. (net)

Editor : Editor Satu
Rondahaim Saragih Garingging pahlawan nasional