JAKARTA, METRODAILY – Almarhum Cornel Simanjuntak, komponis legendaris putra Batak kelahiran Kota Pematangsiantar, dianugerahi Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Cornel bersama 87 tokoh lainnya menerima penghargaan negara tersebut berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 74/TK/Tahun 2025, yang diserahkan di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/8).
Cornel dikenal sebagai pencipta lagu-lagu patriotik Indonesia, salah satunya “Maju Tak Gentar” yang hingga kini masih menjadi lagu perjuangan rakyat.
Baca Juga: KUPA dan PPAS Perubahan APBD Labura Tahun 2025 Disepakati DPRD dan Bupati
Ia lahir di Pematangsiantar pada 1921 dan wafat di Yogyakarta pada 15 September 1946. Jenazahnya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kusumanegara, Yogyakarta.
Jejak sejarah Cornel masih tersisa di kampung halamannya, tepatnya rumah tinggalnya di Kampung Tambunan, Kelurahan Tong Marimbun, Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Pematangsiantar.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan penghargaan atas jasa para penerima tanda kehormatan.
“Atas nama negara dan bangsa, sekali lagi terima kasih atas jasa pengabdian Saudara-saudara sekalian, termasuk yang diwakili ahli waris. Semoga jasa-jasa itu menjadi warisan berharga bagi generasi penerus,” ucap Prabowo.
Baca Juga: Buron Selama Setahun Polisi Ringkus Pelaku Penggelapan Mobil Mitsubishi Canter
Selain Cornel, sejumlah tokoh nasional lain juga dianugerahi tanda kehormatan, seperti Abdul Muhaimin Iskandar, Retno Lestari Priansari Marsudi, Marty Natalegawa, Fadli Zon, Terawan Agus Putranto, Haedar Nashir, Taufiq Ismail, hingga mendiang seniman Benyamin Sueb dan Titiek Puspa.
Penganugerahan ini mencakup berbagai kategori, mulai dari Bintang Republik Indonesia Utama, Bintang Mahaputera, Bintang Jasa, Bintang Kemanusiaan, Bintang Budaya Parama Dharma, hingga Bintang Sakti. Total, ada 141 penerima tanda kehormatan pada 2025 ini.
Cornel Simanjuntak dinilai berjasa besar dalam sejarah musik Indonesia, terutama dalam menyalurkan semangat perjuangan lewat lagu-lagu nasional yang abadi sepanjang zaman. (net)
Editor : Editor Satu