Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Waspada! Sumut Masuk 5 Besar Provinsi Kasus Chikungunya Terbanyak

Editor Satu • Kamis, 14 Agustus 2025 | 12:00 WIB
Sumut Masuk 5 Besar Provinsi Kasus Chikungunya Terbanyak.
Sumut Masuk 5 Besar Provinsi Kasus Chikungunya Terbanyak.

JAKARTA, METRODAILY– Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tercatat sebagai daerah dengan kasus chikungunya terbanyak keempat di Indonesia.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI hingga pekan ke-30 tahun 2025, Sumut melaporkan 1.074 kasus.

Data yang dirilis Selasa (12/8) itu menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama pada 2023 dan 2024.

Lonjakan terbesar terjadi pada pekan pertama hingga pekan ke-9 tahun ini, yang disebut Kemenkes sejalan dengan pola musim penghujan di Indonesia.

"Suspek chikungunya pada tahun 2025 mengalami kenaikan drastis dibandingkan minggu yang sama pada tahun 2023 dan 2024," tulis Kemenkes dalam laporannya.

Meski begitu, Kemenkes mencatat tren kasus mulai menurun dalam dua bulan terakhir.

Berikut daftar lima provinsi dengan laporan chikungunya terbanyak:

  1. Jawa Barat – 6.674 kasus
  2. Jawa Tengah – 3.388 kasus
  3. Jawa Timur – 2.903 kasus
  4. Sumatera Utara – 1.074 kasus
  5. Banten – 838 kasus

Tidak hanya di Indonesia, wabah chikungunya juga menjadi perhatian global. Di China bagian selatan, hampir 8 ribu orang terjangkit sejak pertengahan Juni 2025, meski mayoritas kasus tergolong ringan dan tanpa laporan kematian.

Penyakit ini disebarkan nyamuk Aedes yang kini wilayah penyebarannya semakin meluas akibat perubahan iklim.

Sementara di Singapura, Badan Penyakit Menular setempat melaporkan 17 kasus chikungunya sejak awal 2025 hingga 2 Agustus.

Angka ini melonjak dua kali lipat dari periode yang sama tahun lalu dan bahkan sudah melampaui total kasus sepanjang 2024.

Chikungunya adalah penyakit yang menyebabkan demam tinggi dan nyeri sendi hebat, namun jarang berakibat fatal.

Warga diimbau menjaga kebersihan lingkungan, menutup genangan air, dan mengantisipasi gigitan nyamuk Aedes. (Dtc)

Editor : Editor Satu
#Chikungunya