Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

September 2025, Indonesia Resmikan Sekolah Tinggi Agama Khonghucu Pertama

Editor Satu • Kamis, 31 Juli 2025 | 11:25 WIB

Agama Konghucu - Ilustrasi.
Agama Konghucu - Ilustrasi.

JAKARTA, METRODAILY – Sejarah baru akan tercipta! Sekolah Tinggi Ilmu Agama Khonghucu Indonesia (SeTIAKIN) dijadwalkan akan diresmikan pada September 2025, menjadikannya lembaga pendidikan tinggi pertama di Indonesia yang secara khusus mengkaji ajaran Khonghucu.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin), Budi S. Tanuwibowo, dalam audiensi bersama Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, Selasa (29/7).

“Kami targetkan peresmian antara September–Oktober. Mohon dukungan penuh dari Kemenag,” ujar Budi.

Baca Juga: 10 Tahun Vakum, Joanna Alexandra Comeback ke Layar Lebar 

Budi menjelaskan bahwa pembangunan fisik dan administratif SeTIAKIN hampir rampung, dan kehadirannya menjadi tonggak penting dalam memperkuat layanan pendidikan keagamaan yang inklusif dan mencerminkan semangat kebhinekaan Indonesia.

Menanggapi itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyambut baik pendirian SeTIAKIN dan menyebutnya sebagai simbol nyata kesetaraan umat beragama di Indonesia.

“Ini bukan hanya langkah maju bagi umat Khonghucu, tapi juga simbol kemajuan moderasi beragama,” ucap Nasaruddin yang juga menjabat sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal.

Baca Juga: Tissa Biani & Sita Nursanti Duetkan Lagu Tegar, Bikin Pendengar Terisak

Kurikulum Berbasis Iman, Nalar, dan Etika

Nasaruddin juga menekankan pentingnya kurikulum keagamaan yang berakar pada tiga pilar: teologi (iman), logos (nalar), dan ethos (etika). Menurutnya, nilai-nilai kasih sayang, toleransi, dan penghormatan harus menjadi fondasi utama kehidupan beragama.

“Agama pada dasarnya mengajarkan kasih sayang kepada manusia, makhluk hidup, dan semesta,” tegasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Matakin turut menyerahkan Kitab Suci Khonghucu versi terjemahan Bahasa Indonesia kepada Menag sebagai bentuk kolaborasi dan komitmen terhadap pendidikan yang berwawasan kebangsaan dan kemanusiaan.

SeTIAKIN diharapkan segera beroperasi dan menjadi pusat kajian ajaran Khonghucu yang memperkuat semangat harmoni dan pluralisme di Tanah Air. (kdc)

Editor : Editor Satu
#Sekolah Tinggi Agama Khonghucu Negeri