Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Robot Polisi Siap Bertugas 2030, Segini Anggaran Robodog

Editor Satu • Selasa, 1 Juli 2025 | 11:05 WIB
Sejumlah personel Polri mempersiapkan robot humanoid dan robot anjing untuk mengikuti gladi kotor HUT Polri di Lapangan Monas, Sabtu (28/6).
Sejumlah personel Polri mempersiapkan robot humanoid dan robot anjing untuk mengikuti gladi kotor HUT Polri di Lapangan Monas, Sabtu (28/6).

JAKARTA, METRODAILY – Penampakan robot polisi dalam gladi kotor Hari Bhayangkara ke-79 di Monas menyedot perhatian publik. Tak sekadar atraksi, Polri menargetkan robot-robot canggih seperti robot humanoid, robodog, robot tank, ropi, hingga robot agriculture mulai bertugas pada 2030!

Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho menjelaskan bahwa kehadiran robot ini adalah bentuk nyata dari modernisasi Polri dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan.

“Antusiasme masyarakat luar biasa. Tapi kami juga paham, masyarakat bertanya: robot-robot ini untuk apa?” kata Sandi kepada wartawan, Senin (30/6).

Baca Juga: Hadiah Hari Bhayangkara, Polres Simalungun Bangun Sumur Bor untuk 750 KK di Nagori Kahean

Ia menegaskan bahwa robot polisi akan dimanfaatkan untuk berbagai tugas kepolisian, mulai dari pemantauan lalu lintas, deteksi bahan berbahaya, patroli, SAR, hingga pelayanan publik seperti perpanjangan SIM.

Robot-robot ini, kata Sandi, lebih efisien dibanding personel manusia atau K9 anjing pelacak. Contohnya, robodog tak butuh makan, tak perlu pelatihan intensif, tahan cuaca ekstrem, dan dapat bekerja lebih lama tanpa istirahat.

“Robodog sudah masuk anggaran 2026. Fungsinya mirip K9 untuk deteksi bahan berbahaya, tapi jauh lebih efektif,” ungkapnya.

Baca Juga: Cegah Stunting, Dinkes Siantar Buka Kelas Ibu Hamil & Balita Gratis di Seluruh Puskesmas

Sementara itu, robot humanoid akan digunakan untuk pemindaian wajah, identifikasi biometrik, dan pemantauan titik rawan pelanggaran lalu lintas. Robot ini mampu bergerak dinamis dan memiliki sudut pandang 360 derajat.

“Negara seperti Thailand, Cina, hingga Dubai sudah mulai memakai robot untuk tugas-tugas kepolisian. Indonesia juga harus siap,” jelasnya.

Sandi menambahkan, dalam Rencana Strategis (Renstra) Polri 2025–2045, pengembangan robot telah dibahas secara menyeluruh.

Baca Juga: Menikah Lagi, Baby Margaretha Nangis Tak Percaya Masih Ada Pria Mau Terima Dirinya

Tak hanya itu, robot juga akan difungsikan di lokasi bencana, bangunan terbengkalai, serta dalam situasi berbahaya seperti penyanderaan dan penjinakan bom.

Direktur Utama PT SARI Teknologi Yohanes Kurnia Widjaja, selaku pengembang robot, mengatakan teknologi ini dirancang khusus untuk kebutuhan Polri. Salah satunya adalah robot i-K9 yang mampu bertahan 8 jam dalam cuaca ekstrem dan terintegrasi dengan AI behavior analysis.

“Kami membangun teknologi ini dengan menyesuaikan tantangan unik Polri,” katanya.

Dengan langkah ambisius ini, Polri berharap dapat menghadirkan penegakan hukum yang lebih presisi, humanis, transparan, dan akuntabel. (jp)

Editor : Editor Satu
#polri #robodog #Hari Bhayangkara 2025