SIANTAR, METRODAILY – Aksi Seribu Lilin digelar di depan Mapolres Pematangsiantar, Senin (23/6) malam, sebagai bentuk duka mendalam atas hilangnya Iptu Tomi Samuel Marbun (31), putra Kota Pematangsiantar yang raib misterius saat bertugas di Papua Barat pada Desember 2024 lalu.
Tomi dikabarkan hilang saat Operasi Militer melawan KKB di Teluk Bintuni. Namun, keluarga menilai banyak kejanggalan dalam informasi yang diterima, mulai isu kecelakaan kapal, tergelincir di sungai, hingga dugaan lain yang belum terungkap.
“Kami berterima kasih atas dukungan warga dan pihak Polres dalam aksi ini. Tapi kami ingin kejelasan, mau sampai kapan kami menunggu?” kata ibu kandung Tomi, Elfrida Gultom, sembari menahan tangis.
Baca Juga: Elman Simanjuntak Gantung Diri di Rumahnya: “Mau Pergi Aku Tinggalkan Dunia Ini!
Aksi damai ini diisi doa bersama, orasi, dan penyalaan lilin. Massa meminta Polri transparan menuntaskan misteri hilangnya Tomi.
“Kalau memang abang saya sudah tiada, tunjukkan jasadnya. Jangan biarkan keluarga terus menunggu tanpa kepastian,” ujar adik Tomi, Feri Marbun.
Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak hadir mendampingi keluarga.
“Saya juga seniornya Tomi di Akpol. Kami ikut merasakan duka dan akan teruskan aspirasi ini ke pimpinan,” katanya.
Aksi diakhiri dengan teatrikal lilin menyala, simbol harapan agar misteri hilangnya Iptu Tomi segera terungkap. (tmc/int/mag7/smg)
Editor : Editor Satu