JAKARTA, METRODAILY – Kementerian Sosial (Kemensos) resmi membuka rekrutmen guru untuk program Sekolah Rakyat. Sebanyak 1.554 formasi guru disiapkan untuk ditempatkan di 100 lokasi tahap pertama. Proses seleksi berlangsung mulai 10–12 Juni 2025, hasilnya diumumkan 16 Juni.
“Guru-guru ini akan menjadi garda depan pendidikan untuk anak-anak rentan di berbagai daerah,” kata Sekjen Kemensos Robben Rico, Selasa (10/6).
Seleksi dilakukan secara terbuka dan gratis, bekerja sama dengan Kemendikdasmen, Kemenpan RB, dan BKN. Namun, tidak semua bisa mendaftar.
Baca Juga: Teriak Lawan, 2 Kurir Sabu Bertulis ‘Durian’ Ditembak Polisi di Asahan
Hanya lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang telah mengikuti seleksi ASN PPPK 2024 dan terdata dalam sistem SSCASN yang memenuhi syarat.
Syarat Utama:
-
Usia 20–45 tahun
-
IPK minimal 3,00
-
Sehat jasmani dan rohani
-
Bersedia tinggal di asrama dan ditempatkan di seluruh Indonesia
-
Aktif berbahasa Inggris (lisan dan tulisan)
-
Tidak pernah dipidana ≥2 tahun
-
Tidak sedang jadi ASN, TNI/Polri, atau anggota partai politik
Baca Juga: Pemilik CV Asahan Jaya Abadi Hadiri RDP DPRD Asahan: Semua Dokumen Lengkap
Setelah pengumuman hasil seleksi awal pada 16 Juni, calon guru harus melakukan registrasi online pada 16–17 Juni. Lalu, seleksi kompetensi tambahan digelar Kemensos secara daring pada 19–23 Juni 2025. Tes ini mencakup psikotes, Bahasa Inggris, dan wawancara.
“Yang tak ikut tes tambahan otomatis dianggap mengundurkan diri,” tegas Robben.
Guru yang lolos akan diangkat sebagai ASN PPPK Jabatan Fungsional Guru di bawah Kemensos. Pengumuman kelulusan final dijadwalkan 30 Juni 2025, dan pengangkatan resmi dilakukan Juli 2025.
Baca Juga: Wabup Labura Launching Gerakan Ayah Teladan Indonesia
Mereka berhak mendapat gaji pokok, tunjangan profesi guru, tunjangan kinerja, serta pelatihan khusus. Selain mengajar sesuai kurikulum, mereka juga wajib menjalankan tugas tambahan dari Kemensos dan mematuhi disiplin ASN. (jp)
Editor : Editor Satu