Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Sisir Hutan dan Rawa, Jenderal Turun Langsung Cari Iptu Tomi

Editor Satu • Senin, 28 April 2025 | 12:27 WIB

Mabes Polri dan Polda Papua Barat melaksanakan olah TKP di lokasi hilangnya mantan Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni Iptu Tomi Samuel Marbun.
Mabes Polri dan Polda Papua Barat melaksanakan olah TKP di lokasi hilangnya mantan Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni Iptu Tomi Samuel Marbun.

PAPUA, METRODAILY — Langkah-langkah berat terdengar bergema di tengah semak belukar, rawa-rawa, dan hutan belantara Teluk Bintuni, Papua Barat.

Dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Barat Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, lebih dari seratus personel gabungan menyusuri jalur darat untuk mencari jejak Iptu Tomi Samuel Marbun, mantan Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni asal Kota Pematangsiantar yang hilang.

Tak tanggung-tanggung, seorang jenderal bintang dua turun langsung memimpin penyisiran di zona rawan tersebut.

"Penyisiran darat dipimpin langsung Kapolda Papua Barat bersama 120 personel gabungan dari SAR Brimob, pengamanan Brimob, dan Polres Teluk Bintuni," ungkap Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo, Sabtu (26/4).

Baca Juga: Monumen Raja Sang Naualuh, Simbol Perlawanan di Siantar

Dengan berjalan kaki, tim mengaduk-aduk setiap sektor: mulai dari semak belukar, hutan rapat, tumpukan kayu, hingga sudut-sudut tersembunyi di sepanjang tepian Sungai Rawara. Semua itu dilakukan dengan penuh kehati-hatian, sebab pencarian berlangsung di zona merah — wilayah rawan gangguan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Selain jalur darat, pencarian juga dilakukan menggunakan perahu menyusuri sungai berarus deras. Tim membagi operasi menjadi tiga zona: merah, kuning, dan hijau, agar pencarian lebih sistematis di medan ekstrem yang terus berganti, dari hujan lebat hingga terjangan angin keras.

"Kami tetap berkomitmen untuk menuntaskan operasi ini, meski hambatan alam sangat berat. Hujan, derasnya sungai, lebatnya hutan, dan rawa-rawa menjadi tantangan besar. Keselamatan personel tetap menjadi prioritas," kata Benny.

Baca Juga: Project Pop Goyang Konser 154 Tahun Kota Siantar

Medan pencarian yang ekstrem bahkan menyebabkan korban di pihak pencari. Seorang personel Satgas Operasi Moskona sempat kritis akibat disengat kawanan lebah liar dan harus dievakuasi menggunakan helikopter ke lokasi aman.

Polda Papua Barat memastikan Operasi Alpha Bravo Moskona terus dilanjutkan sampai titik terang keberadaan Iptu Tomi ditemukan. Di tengah tantangan medan Papua yang ganas, semangat tak surut. Setiap langkah para personel di hutan dan rawa adalah bukti bahwa Iptu Tomi tidak dilupakan.

"Kami memohon kesabaran dari keluarga dan seluruh masyarakat. Setiap jengkal tanah di wilayah hilangnya Iptu Tomi akan terus kami susuri," tegas Benny. (jp)

Editor : Editor Satu
#Iptu Tomi hilang