JAKARTA, METRODAILY – Situs dan akun media sosial milik pemerintah yang tidak aktif berisiko tinggi menjadi sasaran serangan siber, termasuk penyisipan iklan judi online.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyoroti lemahnya pengelolaan aset digital pemerintah yang kerap dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
"Beberapa situs pemerintah bahkan sering disusupi iklan judi online. Ini terjadi karena akun-akun tersebut tidak dikelola dengan baik dan dibiarkan terbuka bagi pihak luar," kata Meutya di Jakarta, Selasa (26/2).
Menurutnya, akun dan situs resmi instansi pemerintah seharusnya dikelola secara aktif untuk mencegah penyalahgunaan oleh peretas atau pelaku kejahatan siber.
"Jika ada akun pemerintah yang tidak aktif, lebih baik ditutup saja daripada menjadi celah bagi konten ilegal," tegasnya.
Meutya juga menekankan peran strategis humas pemerintah dalam memastikan akun media sosial dan situs resmi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah selalu diperbarui.
"Berkreasilah dan berinovasilah dalam mengelola informasi supaya lebih menarik. Ketika informasi enak dibaca dan dilihat, masyarakat pun akan lebih aktif memberikan masukan," ujarnya.
Lebih lanjut, Meutya mengingatkan bahwa aset komunikasi digital pemerintah harus dikelola secara profesional agar tidak menjadi celah bagi ancaman siber.
"Kita harus responsif dan peka terhadap pesan maupun aspirasi masyarakat. Ini bukan hanya soal keamanan digital, tapi juga tentang membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah," pungkasnya. (Kdc)
Editor : Editor Satu