Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Biaya Haji 2025 Jadi Rp55,5 Juta, Maskapai yang Terlibat Bertambah

Editor Satu • Selasa, 7 Januari 2025 | 09:10 WIB
Biaya haji 2025 ditetapkan Rp55,5 juta.
Biaya haji 2025 ditetapkan Rp55,5 juta.

JAKARTA, METRODAILY - Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan bahwa Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) untuk tahun 2025 mengalami penurunan sekitar Rp10 juta dibandingkan dengan usulan awal.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag, Hilman Latief, menyebutkan bahwa biaya yang dibebankan kepada jamaah kini sebesar Rp55,5 juta, turun dari usulan sebelumnya yang mencapai Rp65 juta.

"Pemerintah menetapkan besaran Bipih 1446 Hijriah atau tahun 2025 sebesar Rp55.593.201,57, berdasarkan asumsi dasar yang telah dibahas," kata Hilman dalam rapat bersama Komisi VIII DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (6/1).

Hilman menjelaskan bahwa total Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2025 adalah Rp89.666.469,26. Dari jumlah tersebut, pemerintah memberikan subsidi melalui nilai manfaat sebesar Rp34.073.267,69.

Dengan demikian, jamaah hanya menanggung sekitar 68 persen dari total biaya, atau setara dengan Rp55,5 juta.

Rincian Biaya Haji 2025

Baca Juga: Femmy Permatasari Habiskan Rp700 Juta untuk Operasi Plastik di Korea Selatan

Maskapai yang Melayani Jamaah Haji 2025

Hilman juga mengungkapkan bahwa tiga maskapai akan melayani jamaah haji tahun ini, yaitu Garuda Indonesia, Lion Air Group, dan Saudi Airlines.

"Maskapai yang akan digunakan untuk penerbangan jamaah terdiri dari dua maskapai domestik, yakni Garuda Indonesia dan Lion Air Group, serta satu maskapai internasional, yaitu Saudi Airlines," jelas Hilman.

Sebelumnya, pemerintah juga sempat mempertimbangkan Citilink Indonesia sebagai salah satu maskapai untuk penyelenggaraan haji. Namun, setelah evaluasi administratif, hanya Garuda Indonesia dan Lion Air yang memenuhi syarat di dalam negeri.

Kompetisi untuk Pelayanan Lebih Baik
Wakil Menteri Agama RI, Romo HR Muhammad Syafi’i, menyatakan bahwa langkah menggandeng lebih banyak maskapai bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan bagi jamaah.

“Semakin banyak maskapai yang terlibat, semakin kompetitif pelayanannya. Peluang ini kami manfaatkan untuk memberikan pengalaman terbaik bagi jamaah haji tahun ini,” ujar Syafi’i, Senin (30/12).

Dengan langkah ini, pemerintah berharap pelaksanaan ibadah haji 2025 berjalan lancar dengan peningkatan layanan, baik dalam pemberangkatan maupun kepulangan jamaah. (Net)

Editor : Editor Satu
#Biaya haji 2025