Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Modifikasi Cuaca Cegah Bencana Hidrometeorologi Selama Nataru, BMKG Semai Garam di Wilayah Ini

Editor Satu • Kamis, 26 Desember 2024 | 05:43 WIB
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.

JAKARTA, METRODAILY – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menggencarkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk memitigasi potensi bencana hidrometeorologi selama periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

Operasi ini difokuskan pada wilayah-wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi seperti Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyatakan bahwa OMC bertujuan untuk mengendalikan curah hujan, mengurangi risiko bencana, dan memastikan keselamatan masyarakat.

"Operasi ini merupakan langkah mitigasi strategis untuk meminimalkan dampak bencana dan mendukung kelancaran aktivitas masyarakat selama Nataru," ujar Dwikorita, Rabu (25/12).

Operasi dilakukan menggunakan teknologi penyemaian garam NaCl superfine ke dalam awan potensial. Metode ini bertujuan untuk mengatur lokasi dan intensitas hujan agar tidak terjadi penumpukan curah hujan di wilayah rawan bencana.

Pelaksanaan OMC dilakukan secara bertahap:

DKI Jakarta: 7-9 dan 13-16 Desember 2024, dengan 17 sorti penerbangan dari Bandara Budiarto, Tangerang.

Jawa Barat: 11-16 Desember 2024, berlanjut hingga 20 Desember, dengan 34 sorti penerbangan dari Lanud Halim Perdanakusuma.

Jawa Tengah: Dimulai 11 Desember 2024, melibatkan 23 sorti penerbangan dari Bandara Ahmad Yani, Semarang, dan masih berlangsung.

Jawa Timur: 18-22 Desember 2024, dengan kemungkinan perpanjangan tergantung situasi.

Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto, menegaskan bahwa OMC adalah solusi adaptif untuk menghadapi musim penghujan.

"Selain mitigasi bencana, operasi ini mendukung kelancaran infrastruktur transportasi darat, laut, dan udara selama Nataru, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman," ujarnya.

Pelaksanaan OMC mendapat dukungan dari BNPB, BPBD, serta operator swasta. Posko operasional juga didirikan di lokasi strategis untuk memantau pelaksanaan secara real-time dan memastikan efektivitasnya.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang mungkin terjadi. Informasi cuaca terkini dapat diakses melalui platform resmi BMKG untuk membantu perencanaan aktivitas.

"Mari rayakan Natal dan Tahun Baru dengan penuh kehati-hatian. Hindari aktivitas berisiko di tengah cuaca ekstrem, rencanakan perjalanan dengan matang, dan utamakan keselamatan bersama," pesan Dwikorita.

Operasi Modifikasi Cuaca ini diharapkan dapat memastikan keselamatan masyarakat, sekaligus mendukung kelancaran perayaan Nataru di tengah tantangan cuaca yang tak menentu. (Cnn/net)

Editor : Editor Satu
#bmkg #semai garam #Bencana hidrometeorologi #modifikasi cuaca