Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Prabowo Kemahkan Anggota Kabinet di Magelang, Ini Kata Pengamat

Editor Satu • Selasa, 22 Oktober 2024 | 14:18 WIB
Pengamat dari Institute for Security and Strategic Studies (ISSES) Khairul Fahmi (kiri), dan pengamat politik Ujang Komarudin.
Pengamat dari Institute for Security and Strategic Studies (ISSES) Khairul Fahmi (kiri), dan pengamat politik Ujang Komarudin.

JAKARTA, METRODAILY -  Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto akan mengumpulkan jajaran kabinetnya di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah untuk mengikuti pembekalan selama 25-27 Oktober.

Pengamat dari Institute for Security and Strategic Studies (ISSES) Khairul Fahmi menyebut terobosan tersebut merupakan upaya pendekatan kedisiplinan dan ketangguhan oleh Prabowo untuk para menteri di Kabinet Merah Putih.

"Langkah ini mencerminkan pendekatan yang mengutamakan kedisiplinan, ketangguhan, dan strategi kepemimpinan yang responsif dalam pemerintahan," ujar Fahmi saat dihubungi di Jakarta, Senin (21/10).

Dia mengatakan, melalui pembekalan atau pelatihan di lingkungan militer tersebut, diharapkan dapat meningkatkan karakter kepemimpinan para menteri dan wakilnya agar menjadi tim yang kuat dan membentuk karakter tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan dalam lima tahun ke depan dengan cepat dan efektif.

"Penting untuk memahami, tujuan utama pelatihan ini bukan untuk memasukkan gagasan militerisme ke dalam pemerintahan, melainkan membekali para pejabat dengan keterampilan kepemimpinan yang lebih tangguh dan kemampuan manajemen krisis," jelasnya.

Menurut Fahmi, pelatihan untuk jajaran Kabinet Merah Putih itu bakal fokus pada pengembangan karakter dan disiplin yang diharapkan dapat diaplikasikan dalam konteks pemerintahan sipil. Dia menekankan, cara Prabowo tersebut bukan untuk merombak pemerintahan yang demokratis, melainkan sebuah langkah dalam menanamkan nilai-nilai kepemimpinan yang solid.

"Prabowo tampaknya ingin membentuk kabinet yang lebih solid dan siap menghadapi tantangan, dengan cara yang tegas dan terstruktur namun tetap adaptif terhadap dinamika yang ada," kata Fahmi.

Rencana tersebut, lanjutnya, dapat memperkuat pemerintahan Prabowo nantinya menjadi responsif dan efektif, mengintegrasikan nilai-nilai kedisiplinan militer yang positif.

"Ini mencerminkan komitmen Prabowo menciptakan pemerintahan yang lebih siap dan tangguh menghadapi tantangan di masa depan, sekaligus tetap menjaga nilai-nilai demokrasi yang mendasari sistem pemerintahan Indonesia," pungkasnya.

 

Sudah Seharusnya Ditempa Dulu

Senada, pengamat politik Ujang Komarudin mengapresiasi langkah yang diambil Presiden Prabowo Subianto untuk kegiatan retret kemah para anggota Kabinet Merah Putih di Magelang, Jawa Tengah.

Menurutnya hal ini merupakan terobosan baru yang nantinya menciptakan teamwork dan kekompakan dalam tim.

"Saya melihat apa yang dilakukan Prabowo akan melakukan retreat kemah di Magelang untuk jajaran Kabinet Merah Putih merupakan sesuatu yang baru, terobosan baru yang memang perlu dilakukan oleh Prabowo untuk memastikan kabinetnya kompak, memastikan kabinetnya bersatu, memastikan bahwa kabinetnya bekerja dengan baik dan berkomitmen untuk kepentingan rakyat," kata Ujang kepada wartawan, Senin, (21/10).

Lebih lanjut kata Ujang, para pejabat tinggi negara memang seharusnya ditempa terlebih dahulu. "Diberi pembekalan materi, sebelumnya dikasih juga di Hambalang dan dalam kemah di Magelang pun kembali di charge, diisi katakanlah pikiran pikirannya dengan sesuatu yang baru," kata Ujang.

Kemudian kata Ujang, kemah ini pun memberikan olah mental, tentu menjadi menteri harus siap mental, untuk bekerja demi kepentingan masalah-masalah negara dan harus bekerja keras, mungkin kerjanya bisa 24 jam tanpa berhenti.

"Selanjutnya kegiatan kemah ini bisa untuk olah fisik. Secara fisik menteri harus sehat jangan sampe sakit. Saya melihat apa yang dilakukan prabowo adalah terobosan baru yang tentu akan bermanfaat bagi menterinya dan akan bermanfaat juga bagi kepentingan publik," tutup Ujang. (rel)

Editor : Editor Satu
#Kabinet Merah Putih