Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Wikipedia Muat Titiek sebagai Ibu Negara ke-8, Tapi Langsung Dihapus

Editor Satu • Senin, 21 Oktober 2024 | 15:31 WIB
Wikipedia memuat foto Titiek Soeharto dengan keterangan: ibu negara ke-8.
Wikipedia memuat foto Titiek Soeharto dengan keterangan: ibu negara ke-8.

METRODAILY – Pascapelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menjadi presiden serta wakil presiden terpilih Republik Indonesia, Minggu (20/10/2024), banyak  netizen yang bertanya-tanya siapakah yang bakal menjadi ibu negara. Titiek Soeharto atau Selvi Ananda.

Pada Senin (21/10),  publik dihebohkan dengan isi Wikipedia yang memuat foto Titiek Soeharto dengan keterangan: ibu negara ke-8. Di sana tertulis profil Titiek Soeharto, mulai dari tanggal lahir hingga perjalanan kariernya. Lah… bukannya Titiek telah berpisah dengan Prabowo?

Namun saat ditilik pada pukul 10.15 WIB, keterangan foto Titiek di Wikipedia telah berubah. Kini, status Titiek berganti menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI.

Pertanyaan tentang siapa bakal jadi Ibu Negara memang sempat jadi bahan pembicaraan di kalangan public Indonesia. Pasalnya, selama beberapa kali mencalonkan diri sebagai Presiden RI, Prabowo selalu tampil single tanpa pasangan pendamping hidup.

Meski demikian, Titiek Soeharto sering digadang-gadang bakal menjadi Ibu Negara selanjutnya, lantaran pernah menikah dengan Prabowo.

Titiek Soeharto sendiri menikah dengan Prabowo pada 1983 silam. Keduanya dikaruniai seorang putra yang diberi nama Ragowo Hedi Prasetyo atau yang akrab disapa Didit Prabowo pada 22 Maret 1984. Didit kini berprofesi sebagai perancang busana internasional.

Namun, pernikahan keduanya tidak lama. Pada 1998, mereka resmi bercerai karena dipicu oleh situasi politik yang memanas pada akhir masa pemerintahan Soeharto.

Pada 1995, hubungan antara keluarga Soemitro dan Soeharto mulai merenggang. Ini karena sikap kritis Soemitro terhadap kebijakan Soeharto.

Kemudian pada 21 Mei 1998, Soeharto mengundurkan diri dari jabatan presiden setelah mendapat tekanan dari berbagai pihak, termasuk mahasiswa yang menduduki gedung MPR/DPR.

Keluarga Soeharto kemudian menyalahkan Prabowo Subianto, yang saat itu menjabat sebagai panglima Kostrad, atas kejadian tersebut.

Setelah itu, Prabowo dan Titiek mengakhiri pernikahan mereka. Mereka bercerai bukan karena keadaan yang memaksa untuk berpisah.

Meskipun sudah bercerai, keduanya tetap menjaga hubungan baik dan silaturahmi. Menariknya, keduanya tidak saling menikah lagi usai lebih dari 25 tahun bercerai.

Namun ketika disinggung soal kesiapan jadi Ibu Negara, Titiek Soeharto hanya tersenyum.

Titiek Soeharto terlihat hadir saat Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka resmi dilantik usah mengucapkan sumpah jabatan dalam Sidang Paripurna Presiden-Wakil Presiden Periode 2025-2029 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Minggu (20/20).

Matanya tampak berkaca-kaca setelah Prabowo menandatangani berita acara pelantikan.

Titiek yang juga terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI periode 2024-2029, hadir dengan mengenakan kebaya adat jawa berwarna biru muda.

Didit sendiri mendampingi Prabowo saat dilantik menjadi presiden.

Sebelumnya, Titiek Soeharto juga dikabarkan menyambangi kediaman Prabowo jelang pelantikan presiden tersebut. Dalam sesi foto keluarga usai, terlihat Presiden Prabowo Subianto, Didit Hediprasetyo, dan Titiek Soeharto berfoto bersama. Sebelumnya, mereka telah melakukannya saat Titiek dilatik menjadi anggota DPR.

Foto tersebut dibagikan oleh Titiek dalam unggahannya di akun Instagram pribadinya, @titieksoeharto. Foto itu terlihat seperti sebuah keluarga yang utuh; ada bapak, ibu, dan anak.

Dalam keterangan fotonya, Titiek Soeharto mengucapkan selamat bertugas kepada Prabowo Subianto, yang diiringi dengan doa.

"Semoga Bapak senantiasa diparingi sehat dan dibimbing Allah dalam memimpin Bangsa Indonesia menjadi Bangsa yang besar, adil, makmur, dan sejahtera. Amin amin ya robbal Alamin," tulisnya.

Melansir unggahan akun TikTok @kucingpeja***, keduanya pertama kali bertemu ketika Titiek menjadi murid dari Soemitro Djojohadikusumo, seorang ekonom dan politisi terkemuka yang juga ayah Prabowo.

Dari pertemuan tersebut, mereka mulai menjalin hubungan asmara yang berlangsung selama dua tahun. Soemitro sendiri mendukung hubungan putranya dengan Titiek.

Peran Ibu Negara

Lantas, seberapa penting kehadiran ibu negara?

Sejarawan Bonnie menilai  penting atau tidaknya sosok Ibu Negara tidak lepas dari kondisi negara Indonesia.

Ia mengatakan negara demokrasi yang sudah 'settle', peran Ibu Negara tidak lebih dari istri presiden.

"Dia bukan permaisuri dalam arti monarki yang feodalistik, dia juga bukan orang yang secara formal punya peran khusus, kecuali mendampingi presiden," katanya ditkutip dari wawancara dengan ABC Radio Australia. (bbs)

Editor : Editor Satu
#titik soeharto #ibu negara #Prabowo Subianto