“Ditemukan setelah terbawa arus kurang lebih 100 meter dari lokasi korban terjatuh. Selanjutnya langsung kita evakuasi dan diserahkan ke pihak keluarga,” kata Komandan Pos Badan SAR Nasional Tanjungbalai Asahan, Ady Pandawa.
Sebelum terjatuh, korban diketahui sedang bermain bersama teman-temannya di tepi sungai saat kondisi banjir dan terpeleset pada Senin (23/8) sore sekitar pukul 16.00 WIB.
Pihak keluarga dan warga sekitar melakukan pencarian pada sore itu juga, namun tidak ditemukan. Sementara itu, tim SAR gabungan baru tiba di lokasi ke esokan harinya pada puku 07.00 dan langsung melakukan pencarian.
“Informasi laporan ada korban tenggelam yang kami terima malam tadi sekitar pukul 22.30 WIB,” kata Ady.
Kurang lebih dua jam melakukan pencarian, jasad bocah laki-laki itu ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa dan langsung dibawa ke rumah orangtuanya untuk disemayamkan dan dimakamkan.
"Kami mewakili Pimpinan Basarnas Medan mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya, semoga almarhum diterima di sisiNya dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan. Kami juga mengucapan terimakasih kepada semua unsur yang terlibat dalam pencarian korban," pungkas Ady Pandawa. (Per) Editor : Muhiddin Hasibuan