"Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M=4,8. Episenter terletak pada koordinat 1,46 LU dan 97,47 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 12 km TimurLaut Nias Utara - Sumatera Utara pada kedalaman 27 km," kata Kepala BBMKG Wilayah I Medan
Hartanto, ST,MM dalam keterangan tertulisnya yang diterima MetroDaily.id.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, lanjutnya, gempabumi yang terjadi disebabkan oleh aktivitas subduksi yang berada di Bagian Barat Pulau Sumatera.
"Dampak gempabumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di Gunung Sitoli III-IV MMI *(Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah)*. Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut," sebutnya.
Hingga pukul 01:05 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan bahwa tidak ada kejadian gempabumi susulan (aftershock).
Kepada Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya. (Rel/mea) Editor : Metro Daily