METRODAILY - Lagu Batak jadul berjudul Lupa Do Ho, atau sering juga dicari di internet dengan judul Marudur Do Sude, adalah sebuah lagu Batak Toba yang sudah ada sekitar 40-an tahun lalu.
Lagu ciptaan Firman Marpaung tahun 1980-an yang mengorbitkan Simbolon Bersaudara ini akrab di telinga orang-orang Batak yang saat ini sudah berusia di atas 40 tahun.
Lagu yang belakangan dinyanyikan ulang oleh penyanyi Jack Marpaung, Joy Tobing, dan Punxgoaran berkisah tentang jeritan hati orangtua, pada seorang anaknya yang sudah sukses di perantauan, namun tidak kunjung pulang ke kampung menjenguk ayah ibunya.
Kira-kira intisari lagu itu berkata: "Engkau adalah anak yang menjanjikan di antara anak-anak kampung. Karenanya, semua ikut mengantarkanmu pergi merantau. Semua adik kakakmu berharap, agar cita-citamu tercapai. Tapi setelah berhasil dan terkenal, engkau tak pernah pulang. Rasanya sia-sia berharap pada kepintaranmu."
Firman Marpaung sebagai pencipta telah meninggal pada 20 Februari 1992. Lupa Do Ho mendapat penghargaan sebagai salah satu lagu Batak terbaik sepanjang masa pada 2017.
Inilah lirik lagu dan terjemahan lagu tersebut dalam bahasa Indonesia:
LUPA DO HO
(Engkau Melupakannya)
Ciptaan: Firman Marpaung
Bait 1
Marudur do sude, akka dongan sahuta i
(Seluruh teman sekampung ikut mengiringi)
Ditopi parik ni hutai, na ditoru ni bulu i
(Di tepi parit kampung, di bawah rumpun bambu)
Nang ilu-ilu pe huhut, sai maraburani
(Air mata pun bercucuran)
Laho paborhatton ho naujui, tu parjalangan
(Saat mengantarkanmu, kala itu, ke perantauan)
Bait 2
Makkirim do sude, haha-anggi ibotomi
(Semua kakak dan adikmu berharap)
Anggiat sahat ho hasian, tu tinodohoni rohami
(Berdoa semoga kamu berhasil menggapai cita-citamu)
Anak siparbagaon tahe, sian na dihutai
(Kamu anak paling menjanjikan, dari antara orang kampung)
Ai tung makkirim do sude amang digogo mi
(Semua orang berharap pada keberhasilanmu)
Reff:
Ia dung tarida ma da goarmi, amang
Sahat tu ujung ni portibion
(Tapi setelah namamu terkenal hingga ke seluruh dunia, anakku)
Ai gabe lupa do ho dilage-lage podomanmi naung maribaki
(Engkau menjadi lupa pada alas tidurmu yang koyak-moyak itu)
Nang didalan na margamboi amang
Da na ditoruni sapilpil i
(Juga pada jalan berlumpur itu, anakku
Di bawah semak belukar)
Ima huta hatubuanmi amang
Lupa do ho
(Itulah tanah kelahiranmu anakku, yang kau lupakan)
Bait 3
Manibbung au amang, da tu alaman i
Sian balatukni jabuttai
(Melompat aku anakku, dari tangga rumah kita ke halaman)
Hurippu do amang ho naro mulakki, manduloi hutam nabuni i
(Kusangka engkau yang datang pulang,
Menjenguk kampungmu yang terpencil ini)
Holan uap naso marimpolai
Da marbagahon hapistaran mi
(Tapi hanya aroma tanpa isi, untuk mengandalkan kepintaranmu)
Ima upa ni na maranakkon i
Dangol nai
(Itulah upah bagi yang memiliki anak, sedih sekali). (Mea)