Dua Siswa MAN 1 Padangsidimpuan Tembus Final Olimpiade PAI UIN Jakarta

Editor Satu • Dipublikasikan Jumat, 30 Oktober 2026 | 15:00 WIB
Andri Fathoni Ramadhan Siregar dan Kurnia Alkhair Pakpahan, dua siswa MAN 1 Padangsidimpuan yang lolos final OPSH 2026, berfoto bersama guru pembina Jihan Hafsah Lubis.
Andri Fathoni Ramadhan Siregar dan Kurnia Alkhair Pakpahan, dua siswa MAN 1 Padangsidimpuan yang lolos final OPSH 2026, berfoto bersama guru pembina Jihan Hafsah Lubis.

SIDIMPUAN, METRODAILY – Dua siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Padangsidimpuan berhasil menembus final Olimpiade PAI Syarif Hidayatullah (OPSH) 2026 di Jakarta.

Keduanya akan bersaing dengan sekitar 200 peserta dari berbagai sekolah dan madrasah di Indonesia.

Dua siswa tersebut adalah Andri Fathoni Ramadhan Siregar, kelas XII MIA 2, dan Kurnia Alkhair Pakpahan, kelas XI MIA 1. Mereka lolos setelah melewati seleksi penyisihan secara daring pada 9–10 Oktober 2026.

Baca Juga: Pria Bawa Parang dan Dua Pistol Mainan Mengamuk di Minimarket Padang Lawas

Babak final OPSH 2026 dijadwalkan berlangsung pada 29 Oktober 2026 di Ballroom Hotel Syahida Inn, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kompetisi ini diselenggarakan Olimnus bersama Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Guru pembina, Jihan Hafsah Lubis, mengatakan keberhasilan Andri dan Kurnia menembus final merupakan hasil kerja keras, kesungguhan belajar, serta persiapan yang mereka jalani selama mengikuti tahapan seleksi.

Menurut Jihan, lolos ke babak final bukan perkara mudah. Kedua siswa harus bersaing dalam seleksi daring sebelum melanjutkan kompetisi secara langsung di Jakarta.

Baca Juga: Tiga Bulan, Polres Madina Ungkap 33 Kasus Narkoba, Barang Bukti Ganja Tembus 42,59 Kg

“Keberhasilan mereka melaju ke babak final merupakan hasil kerja keras anak-anak setelah melewati babak penyisihan. Kami berharap mereka dapat memberikan penampilan terbaik pada babak final nanti,” ujarnya, Rabu (28/10/2026).

Plt. Kepala MAN 1 Padangsidimpuan, Marataon Hasibuan, S.Pd., mengapresiasi pencapaian kedua siswanya. Ia menilai keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi madrasah sekaligus membawa nama Kota Padangsidimpuan dan Sumatera Utara ke tingkat nasional.

Marataon juga menyampaikan terima kasih kepada guru pembina yang telah mendampingi dan mempersiapkan kedua siswa hingga berhasil menembus final.

Baca Juga: Razia Lapas Panyabungan, Petugas Temukan Silet dan Tali tetapi Tak Ada Narkoba

“Pencapaian ini menjadi kebanggaan bagi MAN 1 Padangsidimpuan dan masyarakat secara umum. Mereka membawa nama Padangsidimpuan dan Sumatera Utara untuk bersaing di tingkat nasional,” katanya.

Ia berharap Andri dan Kurnia tetap menjaga semangat serta mempersiapkan diri secara maksimal agar mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan membawa pulang medali.

“Kita doakan anak-anak agar meraih hasil maksimal dan membawa pulang medali,” ucapnya.

Marataon berharap capaian tersebut dapat memotivasi siswa lain untuk mengembangkan potensi akademik, memperdalam ilmu Pendidikan Agama Islam, dan berani mengikuti kompetisi tingkat nasional.

Baca Juga: Dua Gol Genoa Bungkam Juventus, Spalletti Akui Timnya Kalah di Semua Lini

Menurutnya, prestasi Andri dan Kurnia menunjukkan pentingnya kerja keras, pembinaan berkelanjutan, serta keberanian berkompetisi dalam mendorong siswa madrasah meraih prestasi. (net)

Editor : Editor Satu
OPSH 2026 Olimpiade PAI UIN Jakarta MAN 1 Padangsidimpuan