LABURA, METRODAILY - MTs Negeri 3 Labuhanbatu Utara resmi mendeklarasikan Program Pembiasaan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris Tahun Pelajaran 2026/2027. Program tersebut diresmikan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu Utara, H. Julsukri Mangandar Limbong, pada Jumat (31/7/2026) di lingkungan MTsN 3 Labuhanbatu Utara.
Kegiatan deklarasi dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Labuhanbatu Utara, Kepala Seksi Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag Labura, Plt. Kepala MTsN 3 Labuhanbatu Utara Husnul Anwar, jajaran wakil kepala madrasah, Kepala Tata Usaha beserta staf, seluruh dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh peserta didik. Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah.
Peresmian program ditandai dengan penandatanganan spanduk deklarasi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu Utara yang kemudian diikuti oleh Kepala Seksi Pendis, Plt. Kepala Madrasah, para wakil kepala madrasah, Kepala Tata Usaha beserta staf, seluruh guru, tenaga kependidikan, hingga seluruh peserta didik.
Baca Juga: Ketua Pokjaluh Labura Tanamkan Nilai Moderasi Beragama di MTsN 3 Labura
Penandatanganan tersebut menjadi simbol persetujuan bersama atas diberlakukannya pembiasaan penggunaan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris di lingkungan madrasah.
Melalui deklarasi tersebut, seluruh warga MTsN 3 Labuhanbatu Utara menyatakan kesiapan untuk membangun budaya berbahasa yang positif dalam aktivitas sehari-hari, baik di dalam maupun di luar proses pembelajaran. Program ini diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan kompetensi peserta didik, khususnya dalam kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa asing.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu Utara, H. Julsukri Mangandar Limbong, memberikan apresiasi atas inisiatif MTsN 3 Labuhanbatu Utara dalam menghadirkan program pembiasaan bahasa. Menurutnya, penguasaan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris menjadi bekal penting bagi peserta didik untuk menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan tantangan global.
Baca Juga: Deklarasi Anti Bullying di MTsN 2 Labura: Kemenag Ajak Wujudkan Madrasah Berkarakter
Ia menjelaskan bahwa Bahasa Arab memiliki peran penting bagi siswa madrasah karena berkaitan erat dengan pemahaman ajaran Islam, Al-Qur'an, dan hadis. Sementara itu, Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang dapat membuka akses lebih luas terhadap informasi, pendidikan, dan peluang di masa depan. Oleh karena itu, kedua bahasa tersebut perlu dibiasakan sejak dini melalui praktik yang berkesinambungan.
Sementara itu, Plt. Kepala MTsN 3 Labuhanbatu Utara, Husnul Anwar, S.Ag., menyampaikan bahwa deklarasi ini merupakan komitmen seluruh warga madrasah untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang mendorong peserta didik aktif menggunakan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, keberhasilan program sangat bergantung pada kerja sama semua pihak.
Ia menambahkan bahwa pembiasaan tersebut akan diterapkan secara bertahap melalui berbagai kegiatan madrasah, mulai dari proses belajar mengajar, percakapan harian, penyampaian informasi, hingga berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Dengan demikian, peserta didik diharapkan semakin percaya diri dalam menggunakan kedua bahasa tersebut.
Baca Juga: MTsN 2 Labura Gelar Tes Akademik dan Tes Baca Al-Qur'an untuk PPDBM
Melalui Program Pembiasaan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris Tahun Pelajaran 2026/2027, MTsN 3 Labuhanbatu Utara berharap dapat menciptakan budaya akademik yang lebih maju, religius, dan berdaya saing. Program ini juga diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan akhlak, tetapi juga memiliki kemampuan berbahasa yang menjadi modal penting untuk melanjutkan pendidikan maupun menghadapi tantangan di era global.(gus)