Alumni Tanoto Foundation Ajak Anak Panti Bermain dan Berkarya Tanpa Gawai

Editor Satu • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 10:35 WIB
Asosiasi Alumni Penerima Beasiswa Tanoto Foundation Medan menggelar kegiatan literasi dan kreativitas di Panti Asuhan St. Angela dalam rangka Hari Anak Nasional ke-42. Anak-anak diajak membaca, bermain, dan berkarya tanpa gawai.
Asosiasi Alumni Penerima Beasiswa Tanoto Foundation Medan menggelar kegiatan literasi dan kreativitas di Panti Asuhan St. Angela dalam rangka Hari Anak Nasional ke-42. Anak-anak diajak membaca, bermain, dan berkarya tanpa gawai.

Peringati Hari Anak Nasional

MEDAN, METRODAILY – Memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42, Asosiasi Alumni Penerima Beasiswa Tanoto Foundation Medan menggelar kegiatan literasi dan kreativitas bertajuk "Misi untuk Raka: Bermain, Bergerak, dan Berkarya Tanpa Gawai" di Panti Asuhan St. Angela, Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen para alumni dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat, sekaligus menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak melalui aktivitas membaca, bermain, dan berkreasi tanpa ketergantungan pada gawai.

Para alumni meyakini setiap anak berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk membaca, berimajinasi, bermain, dan tumbuh dalam lingkungan yang penuh perhatian.

Baca Juga: Jonathan Frizzy Bocorkan Rencana Nikahi Ririn Dwi Ariyanti Tahun Depan

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak menyimak buku cerita anak "Misi untuk Raka", seri keempat buku anak yang diterbitkan Tanoto Foundation pada Mei 2026.

Buku tersebut merupakan hasil kolaborasi Tanoto Foundation bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Melalui pembacaan cerita secara interaktif, anak-anak diajak memahami bahwa masih banyak aktivitas menarik, kreatif, dan menyenangkan yang bisa dilakukan tanpa harus bergantung pada layar gawai.

Suasana semakin hidup ketika para peserta aktif menjawab pertanyaan, berdiskusi, hingga menceritakan kembali bagian cerita yang paling mereka sukai.

Baca Juga: Nycta Gina Dikritik usai Unggah soal Kebakaran, Dinilai Kurang Berempati

Asosiasi Alumni Penerima Beasiswa Tanoto Foundation Medan menggelar kegiatan literasi dan kreativitas di Panti Asuhan St. Angela dalam rangka Hari Anak Nasional ke-42. Anak-anak diajak membaca, bermain, dan berkarya tanpa gawai.
Asosiasi Alumni Penerima Beasiswa Tanoto Foundation Medan menggelar kegiatan literasi dan kreativitas di Panti Asuhan St. Angela dalam rangka Hari Anak Nasional ke-42. Anak-anak diajak membaca, bermain, dan berkarya tanpa gawai.

Asah Kreativitas Lewat Mewarnai dan Permainan Kelompok

Usai sesi membaca, anak-anak mengikuti kegiatan mewarnai buku aktivitas yang didampingi langsung oleh para alumni Tanoto Foundation.

Dengan penuh kesabaran, para alumni membantu anak-anak menggunakan krayon, memberikan motivasi, sekaligus mengapresiasi setiap karya yang mereka hasilkan.

Keceriaan berlanjut melalui berbagai permainan kelompok yang dirancang untuk melatih kerja sama, keberanian, komunikasi, dan interaksi sosial antaranak.

Riuh tawa dan semangat kebersamaan menjadi bukti bahwa aktivitas sederhana mampu menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan tanpa melibatkan perangkat digital.

Baca Juga: Dwi Andhika soal Hubungannya dengan Chika Jessica: 'Lebih dari Pacaran'

Dorong Penggunaan Gawai yang Lebih Sehat

Project Leader kegiatan, Tampe Tuah Malem Ginting, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya menghadirkan alternatif ruang bermain yang sehat di tengah meningkatnya penggunaan gawai oleh anak-anak.

"Melalui cerita, mewarnai, dan permainan bersama, kami ingin anak-anak merasakan bahwa belajar dan mengisi waktu dapat dilakukan dengan cara yang sederhana, kreatif, dan menyenangkan. Kebersamaan yang terbangun juga menjadi bagian penting dari kegiatan ini," ujar Tampe.

Sebagai bentuk keberlanjutan program, Asosiasi Alumni Penerima Beasiswa Tanoto Foundation Medan juga menyerahkan buku cerita "Misi untuk Raka" beserta perlengkapan literasi kepada pengelola panti agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Baca Juga: Lesti Kejora Ungkap Rahasia Tak Pernah Alami Baby Blues

Buku tersebut turut dilengkapi panduan bagi orang tua dan pengasuh melalui prinsip 3S, yakni screen time, screen break, dan screen zone, untuk membantu menciptakan pola penggunaan gawai yang lebih sehat dan seimbang di lingkungan keluarga.

Selain versi cetak, buku "Misi untuk Raka" juga dapat diunduh secara gratis melalui situs resmi Tanoto Foundation.

Kepemimpinan yang Terus Memberi Dampak

Asosiasi Alumni Penerima Beasiswa Tanoto Foundation Medan merupakan bagian dari jaringan alumni Tanoto Foundation yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga: Fatin Shidqia Beri Kode Comeback, Siapkan Proyek Musik Baru

Para anggotanya adalah alumni penerima beasiswa yang selama masa kuliah tidak hanya memperoleh dukungan pendidikan, tetapi juga pembinaan kepemimpinan, pengembangan karakter, dan pengalaman pengabdian kepada masyarakat.

Nilai-nilai tersebut terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial, termasuk aksi literasi di Panti Asuhan St. Angela.

Bagi para alumni, kepemimpinan tidak selalu diwujudkan melalui langkah besar. Membacakan cerita, menemani anak-anak berkarya, hingga menciptakan ruang belajar yang aman dan menyenangkan juga merupakan bentuk kepemimpinan yang mampu memberi dampak nyata bagi generasi masa depan. (rel)

Editor : Editor Satu
tanoto foundation anak panti asuhan