LABURA, METRODAILY - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu Utara, H. Julsukri Mangandar Limbong, memberikan penguatan moderasi beragama kepada peserta Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027 di MAN 2 Labuhanbatu Utara. Kegiatan yang diikuti seluruh peserta didik baru tersebut menjadi bagian dari pembinaan karakter di awal tahun ajaran guna menanamkan nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan toleransi sejak dini, Kamis (16/7/2026).
Dalam materinya, Julsukri menjelaskan bahwa moderasi beragama merupakan program prioritas Kementerian Agama yang bertujuan menjaga kerukunan umat beragama sekaligus memperkokoh persatuan bangsa.
Ia menegaskan bahwa moderasi beragama bukan berarti memoderasi ajaran agama, melainkan memoderasi cara pandang, sikap, dan praktik beragama agar tidak terjebak pada sikap ekstrem. Ia juga memaparkan empat indikator moderasi beragama, yakni komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, serta akomodatif terhadap kebudayaan lokal sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.
Baca Juga: Fachri Al Azizi, Siswa MAN 2 Labura Lulus ke Universitas Al-Azhar Kairo
"Moderasi beragama menjadi jalan untuk menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman. Sebagai siswa madrasah, kalian harus mampu menjadi teladan dalam menghargai perbedaan, menjunjung tinggi toleransi, menolak segala bentuk kekerasan, serta tetap berpegang teguh pada ajaran agama dan nilai-nilai kebangsaan," tegas Julsukri di hadapan peserta MATAMUDA.
Selain memberikan penguatan moderasi beragama, Julsukri juga menyampaikan edukasi mengenai pencegahan kenakalan remaja. Menurutnya, kenakalan remaja dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal, sehingga para siswa diharapkan mampu memperkuat pendidikan agama, mengembangkan potensi diri, memilih lingkungan pergaulan yang positif, serta menjauhi perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Labuhanbatu Utara, Nasrah Bina Sejahtera, mengapresiasi kehadiran Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu Utara yang telah memberikan pembekalan kepada peserta didik baru. Menurutnya, materi yang disampaikan menjadi bekal penting dalam membentuk karakter peserta didik yang religius, berakhlak mulia, disiplin, toleran, serta memiliki semangat kebangsaan.
Baca Juga: MAN 2 Labura Juara Nasional Cerdas Cermat Halal di Bogor, Kalahkan Ratusan Pelajar
Nasrah berharap seluruh peserta didik mampu mengamalkan nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari. Ia menegaskan bahwa madrasah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi wadah pembentukan akhlak dan kepribadian, sehingga para siswa dapat menjadi teladan di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Melalui kegiatan MATAMUDA Tahun Pelajaran 2026/2027, Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu Utara bersama MAN 2 Labuhanbatu Utara terus memperkuat pembinaan karakter peserta didik sesuai Asta Protas Kementerian Agama.
Penguatan moderasi beragama diharapkan mampu melahirkan generasi yang religius, toleran, cinta tanah air, serta berperan aktif dalam menjaga persatuan dan kerukunan di tengah keberagaman bangsa Indonesia. (gus)
Editor : Metro-Esa