SIDIMPUAN, METRODAILY - Universitas Graha Nusantara (UGN) Padangsidimpuan menggelar Pembekalan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Tahun 2026 pada Senin (13/7/2026)
Kegiatan ini diikuti 134 mahasiswa sebagai tahap persiapan sebelum melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di sejumlah desa.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan, Dr. Drs. Burhanuddin menegaskan bahwa pembekalan KKL bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, melainkan menjadi proses penting dalam membentuk karakter, kepemimpinan, kemampuan memecahkan persoalan, serta mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh mahasiswa selama menempuh pendidikan.
“Tahun ini UGN melakukan transformasi besar dalam pelaksanaan KKL. Jika sebelumnya lebih berorientasi pada kegiatan rutin, mulai tahun ini kami mengembangkan model KKL yang lebih inovatif, kolaboratif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat," ujar Rektor.
Sebagai bagian dari penguatan pembelajaran di luar kampus, UGN menerapkan dua skema pelaksanaan KKL, yakni KKL Reguler dan KKL Kolaborasi.
KKL Reguler akan dilaksanakan di enam desa di Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan, yaitu Desa Pargarutan Jae, Pargarutan Julu, Pargarutan Dolok, Sijungkang, Huta Ginjang, dan Huraba. Program ini difokuskan pada penguatan tata kelola pemerintahan desa serta pemutakhiran data desa yang dipimpin oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dengan melibatkan fakultas lainnya.
Sementara itu, KKL Kolaborasi akan berlangsung di Desa Bukit Lawang dengan mengusung tema pengembangan desa wisata berbasis konservasi dan transformasi digital. Seluruh program akan dijalankan secara lintas disiplin oleh mahasiswa dari berbagai fakultas agar mampu menghasilkan solusi yang lebih komprehensif bagi masyarakat.
Baca Juga: MAPALA UGNP dan SMKS Merpati Nusantara Sibaruang Madina Gelar Aksi Tanam Pohon
Adapun peserta KKL Tahun 2026 berjumlah 134 mahasiswa, terdiri atas 39 mahasiswa Fakultas Teknik, 38 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 23 mahasiswa Fakultas Pertanian, 18 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, serta 16 mahasiswa Fakultas Ekonomi.
Rektor juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan kebermanfaatan sebagai tujuan utama selama menjalankan KKL.
"Keberhasilan KKL tidak diukur dari lamanya berada di desa, tetapi dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat setelah kegiatan ini selesai," jelas Rektor Burhanuddin.
Baca Juga: LPPM UGNP Sukses Gelar Expo dan Pelatihan Kewirausahaan di 10 Desa Kecamatan Batang Angkola
Dukungan terhadap pelaksanaan KKL juga disampaikan Ketua Yayasan Dharma Bakti Pendidikan Indonesia (YADPI), Drs. H.Marasaud, Ia mengapresiasi inovasi yang dilakukan UGN dalam penyelenggaraan KKL sebagai wujud implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Ketua YADPI berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan para mahasiswa mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di lokasi pengabdian.
Ia juga mengingatkan peserta untuk menjaga nama baik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan selama berinteraksi dengan masyarakat.
Sambung Marasaud, mahasiswa juga dapat memanfaatkan momentum KKL untuk memperkenalkan berbagai keunggulan Universitas Graha Nusantara secara humanis kepada masyarakat.
"Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik sekaligus mendorong minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi di UGN," pungkasnya
Pembekalan KKL Tahun 2026 ditutup dengan harapan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat desa. Melalui model KKL yang lebih inovatif dan kolaboratif, Universitas Graha Nusantara menargetkan lahirnya program-program pemberdayaan yang mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan desa.(Rif)
Editor : Metro-Esa