Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Siswa SMAN 2 Plus Sipirok Ditawari Beasiswa Kuliah di India

Editor Satu • Senin, 8 Juni 2026 | 14:20 WIB
Kepala SMAN 2 Plus Sipirok Akhiruddin Harahap dan siswa Hasan Nasrullah Dalimunthe.
Kepala SMAN 2 Plus Sipirok Akhiruddin Harahap dan siswa Hasan Nasrullah Dalimunthe.

TAPSEL, METRODAILY – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMAN 2 Plus Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Seorang siswa bernama Hasan Nasrullah Dalimunthe mendapat tawaran beasiswa kuliah program Bachelor of Business Administration (BBA) Bisnis Internasional di Marwadi University, Rajkot, Gujarat, India.**

Kepala SMAN 2 Plus Sipirok, Akhiruddin Harahap, S.Sos., M.Pd., mengatakan tawaran tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah karena membuka peluang bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat internasional.

Baca Juga: Gus Irawan Minta ASN Tapsel Jadi Pelopor Perang Melawan Sampah

“Alhamdulillah, kabar membanggakan datang dari salah satu putra terbaik kami. Ananda Hasan Nasrullah Dalimunthe mendapatkan surat penawaran bersyarat khusus dari Marwadi University India untuk melanjutkan studi pada Program BBA Bisnis Internasional dengan masa studi tiga tahun,” ujar Akhiruddin, Sabtu (6/6/2026).

Menurutnya, tawaran tersebut tertuang dalam surat resmi Marwadi University Nomor INT/INT-PV/2026-27/1198 tertanggal 3 Juni 2026. Dalam surat itu, Hasan masuk dalam skala prioritas penerima beasiswa khusus dari universitas tersebut.

Pihak kampus menyatakan kesediaannya menerima Hasan sebagai mahasiswa Program BBA Bisnis Internasional dengan jadwal perkuliahan yang diperkirakan berlangsung mulai Juli 2026 hingga Juni 2029.

Baca Juga: Pasokan LPG 3 Kg di Tanjungbalai Tembus 6.720 Tabung per Hari, Tapi Kok Langka?

Akhiruddin menjelaskan, biaya pendidikan reguler program tersebut mencapai 6.400 dolar AS per tahun. Rinciannya terdiri dari biaya kuliah sebesar 3.200 dolar AS dan biaya asrama, makan, serta kebutuhan lainnya sebesar 3.200 dolar AS per tahun.

Namun, melalui skema beasiswa yang diberikan, Hasan hanya dibebankan biaya sekitar 3.000 dolar AS per tahun. Pengurangan biaya tersebut berasal dari Beasiswa Khusus Institut sebesar 3.200 dolar AS selama tiga tahun serta Beasiswa Khusus Presiden Marwadi University sebesar 200 dolar AS selama tiga tahun.

“Ini menjadi pencapaian luar biasa dan menambah daftar panjang prestasi siswa SMAN 2 Plus Sipirok di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Baca Juga: Dugaan Pungli SKL di SMPN 2 Silau Laut, Siswa Diminta Rp10 Ribu Saat Ambil Surat Kelulusan

Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil dari sistem pendidikan yang diterapkan sekolah bersama Yayasan Marsipature Hutamabe (YPMHB) yang selama ini memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan kualitas akademik dan karakter siswa.

Menurut Akhiruddin, yayasan selalu menekankan pembentukan karakter peserta didik yang mandiri, cerdas, beriman, berakhlak, dan disiplin sebagai fondasi utama dalam meraih kesuksesan.

“Penegakan disiplin menjadi salah satu kunci yang terus kami terapkan. Kami berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi dan berani bersaing di tingkat global,” ujarnya. (net)

Editor : Editor Satu
#Siswa SMAN 2 Plus Sipirok #beasiswa kuliah