Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Ketua Pokjaluh Kemenag Labura  Terima Penghargaan dari SMK IT Shah Hamidun Majid 

Metro-Esa • Senin, 11 Mei 2026 | 18:41 WIB
Ketua Pokjaluh Kemenag Labura, Mhd. Albahri saat menerima penghargaan.
Ketua Pokjaluh Kemenag Labura, Mhd. Albahri saat menerima penghargaan.

LABURA, METRODAILY - Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu Utara, Mhd. Albahri SAg menerima penghargaan dari SMK Islam Terpadu Shah Hamidun Majid, pada Jumat (8/5/2026). 

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan atas dedikasi serta kontribusi aktifnya dalam melaksanakan pembinaan keagamaan kepada peserta didik di lingkungan sekolah.

Kegiatan berlangsung di lingkungan sekolah dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat nilai kebersamaan. Acara dihadiri oleh unsur yayasan, dewan guru, tenaga pendidik, penyuluh agama, tokoh masyarakat, serta para siswa yang mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias. 

Baca Juga: MTsN 3 Labuhanbatu Utara Buka PMBM 2026/2027 : Hadirkan Pendidikan Islami Berkualitas dan Unggul

Momentum tersebut menjadi simbol kuatnya sinergi antara lembaga pendidikan dengan penyuluh agama dalam membangun karakter generasi muda yang religius, berakhlak mulia, serta memiliki pemahaman keagamaan yang baik.

Penghargaan yang diberikan kepada Ketua Pokjaluh Kemenag Labura itu tidak hanya menjadi bentuk penghormatan secara pribadi, tetapi juga sebagai pengakuan terhadap peran penting penyuluh agama Kementerian Agama

Kabupaten Labuhanbatu Utara dalam mendukung pembinaan mental dan spiritual peserta didik di lingkungan pendidikan. 

Kehadiran penyuluh agama dinilai mampu memberikan pengaruh positif dalam meningkatkan kualitas pembinaan akhlak, kedisiplinan, serta memperkuat nilai-nilai moral dan keislaman di kalangan pelajar.

Baca Juga: Digugat Ke PN Rantauprapat Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita, Mangkir Sidang Pertama

Dalam beberapa tahun terakhir, sinergi antara penyuluh agama dan lembaga pendidikan terus diperkuat melalui berbagai kegiatan pembinaan, mulai dari ceramah keagamaan, pembinaan akhlak, motivasi spiritual, hingga pendampingan siswa dalam kegiatan keagamaan di sekolah. 

Program tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, religius, dan berkarakter di tengah tantangan perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang semakin dinamis.

Pimpinan yayasan, Artisyah Hamdayani NST, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada jajaran penyuluh agama Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu Utara yang selama ini aktif memberikan perhatian terhadap pembinaan keagamaan siswa di sekolah tersebut. Ia menilai, kehadiran penyuluh agama sangat membantu pihak sekolah dalam membentuk karakter religius peserta didik.

Baca Juga: MTsN 3 Labura Borong Juara di Ajang Pramuka MAN 1 Medan 2026

Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik semata, tetapi juga harus mampu membentuk kepribadian dan moral siswa agar menjadi generasi yang beretika, disiplin, serta memiliki pondasi agama yang kuat dalam kehidupan sehari-hari.

Pembinaan yang dilakukan penyuluh agama memberikan dampak positif bagi peserta didik, terutama dalam membangun akhlak, kedisiplinan, dan pemahaman keagamaan siswa. Kami sangat merasakan manfaat dari sinergi yang telah terjalin selama ini,  ujarnya.

Ia juga berharap kerja sama yang telah terbangun dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang. Menurutnya, kolaborasi antara lembaga pendidikan dan penyuluh agama menjadi bagian penting dalam menciptakan generasi muda yang mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai agama dan budaya.

Selain itu, pihak yayasan menilai pembinaan keagamaan yang dilakukan secara rutin turut memberikan dampak positif terhadap perubahan perilaku siswa, baik dalam kedisiplinan, tata krama, maupun semangat belajar. Para siswa juga dinilai lebih aktif dalam kegiatan keagamaan dan memiliki kepedulian sosial yang lebih baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Sementara itu, Ketua Pokjaluh Kemenag Labura, Mhd. Albahri, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh pihak sekolah dan yayasan. Ia mengaku penghargaan tersebut menjadi motivasi sekaligus amanah untuk terus meningkatkan pengabdian dalam menjalankan tugas sebagai penyuluh agama di tengah masyarakat.

Ia menegaskan bahwa pembinaan keagamaan terhadap generasi muda merupakan bagian penting dari tanggung jawab bersama dalam membentuk masa depan bangsa yang lebih baik. Menurutnya, generasi muda saat ini menghadapi tantangan yang cukup besar akibat perkembangan teknologi informasi dan perubahan pola kehidupan sosial yang dapat mempengaruhi moral serta karakter anak-anak.

Karena itu, ia menilai pendidikan berbasis nilai-nilai agama harus terus diperkuat agar siswa tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga kecerdasan spiritual dan emosional yang baik.

"Kami berharap sinergi antara penyuluh agama dan lembaga pendidikan dapat terus terjalin dengan baik demi menciptakan generasi yang cerdas, berakhlakul karimah, dan memiliki pemahaman agama yang kuat. Pembinaan keagamaan bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,  ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa penyuluh agama memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi moral dan spiritual kepada masyarakat, termasuk di lingkungan sekolah. Oleh sebab itu, pihaknya akan terus mendukung berbagai program pembinaan keagamaan yang bertujuan memperkuat karakter generasi muda di Kabupaten Labuhanbatu Utara.

 

Dalam kesempatan tersebut, kegiatan juga diisi dengan silaturahmi dan diskusi ringan mengenai pentingnya pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Para guru dan siswa tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang berlangsung dengan penuh keakraban dan kekeluargaan.

Penghargaan yang diberikan kepada Ketua Pokjaluh Kemenag Labura menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara penyuluh agama dengan lembaga pendidikan. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan pembinaan keagamaan mampu memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter peserta didik.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan pembinaan keagamaan di lingkungan pendidikan dapat terus berkembang dan semakin optimal dalam membentuk generasi muda yang religius, disiplin, cerdas, serta memiliki integritas tinggi. Sinergi yang baik antara sekolah, yayasan, penyuluh agama, dan masyarakat diharapkan dapat menjadi fondasi kuat dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berakhlakul karimah di Kabupaten Labuhanbatu Utara.(gus)

Editor : Metro-Esa
#labura